Home / BERANDA / BERITA / MANACANEGARA

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:28 WIB

Gempa M7,8 Guncang Filipina Selatan, 35 Tewas dan Ratusan Luka-Luka: Tsunami Kecil Capai Sulut

MEDIALITERASI.ID | GENERAL SANTOS — Gempa bumi magnitudo 7,8 mengguncang lepas pantai Mindanao, Filipina selatan, Senin 8/6/2026 pagi. Korban tewas tercatat sedikitnya 35 orang, sementara 134 orang luka-luka dan belasan lainnya masih hilang. Gempa juga memicu tsunami kecil yang terukur hingga Sulawesi Utara, Indonesia, Jepang, dan Palau.

Guncangan terkuat meruntuhkan sejumlah bangunan di Kota General Santos, pelabuhan berpenduduk 720.000 jiwa. Video yang diverifikasi AFP memperlihatkan pusat perbelanjaan dengan gerai Jollibee ambruk jadi puing dan bangunan sekolah di kampus setempat hancur.

“Ini adalah gempa terkuat yang pernah kami alami,” kata Kepala Polisi Alabel, Sarangani, Benjie Ancheta, saat upacara bendera di sekolah. Rekaman sekolah menunjukkan anak-anak terombang-ambing lalu berhamburan saat tempat berlindung darurat runtuh.

Baca Juga  Bencana di Aceh dan Ujian Negara: Menjaga Perdamaian di Wilayah Pasca konflik

Badan Survei Geologi AS mencatat gempa susulan terbesar M6,5 terjadi sekitar dua jam setelah guncangan utama. Tsunami setinggi 0,75 meter terdeteksi di sejumlah titik Sulut. Warga Kepulauan Sangihe langsung evakuasi mandiri ke dataran tinggi. Di Manado guncangan terasa kuat, tapi kerusakan disebut minim oleh BNPB.

Presiden Ferdinand Marcos Jr memerintahkan tanggap darurat nasional untuk Mindanao. Militer Filipina sudah mengerahkan unit bencana ke lokasi. Bandara General Santos ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Baca Juga  Mulai 1 Desember, SiRUP Gunakan Domain Baru Klinik PBJ BPBJ Aceh Beri Penjelasan

Bantuan internasional mengalir. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan doa lewat X. Peringatan tsunami untuk Indonesia dan Malaysia sempat dikeluarkan, lalu dicabut beberapa saat kemudian.

Bencana ini terjadi 8 bulan setelah gempa M6,9 di lepas Cebu yang menewaskan 79 orang – gempa paling mematikan Filipina dalam 12 tahun. Filipina memang rawan karena berada di Cincin Api Pasifik. (AYD)

Catatan Redaksi: Data korban: 35 tewas, 134 luka, belasan hilang

Share :

Baca Juga

MANACANEGARA

Lolos Q2 di Misano, Veda Ega Pratama Bidik Hasil Terbaik di Moto3 San Marino 2026

BERANDA

Polisi Bongkar 3 “Sarang” Peredaran Narkoba di Kota Batam, Jaringan Libatkan Kasir hingga Ladies Companion

BERITA

Batam Jadi Jalur Panas Peredaran Narkoba: Dari Lokasi Strategis Hingga Jaringan THM yang Beroperasi Sejak 2018

BERANDA

Nasabah Protes Keras: Restrukturisasi Polis Jiwasraya oleh IFG Dinilai “Merampas Masa Depan”, Dana Beasiswa Pendidikan Lenyap

BERANDA

Kasus Gratifikasi Batu Bara Kukar Melebar, KPK Usut Aliran Rp3,5 Miliar dan Dugaan Keterlibatan Ahmad Ali

BERANDA

KPK Sita Rp3,5 Miliar dari Rumah Ahmad Ali, Diduga Gratifikasi Batu Bara Mantan Bupati Kukar

BERANDA

Mulai Oktober 2026, Pemerintah Buka Rekening Massal di BRI untuk 200 Juta Warga, Dapat Dana Awal Rp50.000

MANACANEGARA

Marc Marquez Tercepat di FP1 MotoGP Misano 2026, Ungguli Bezzecchi di Detik Akhir