Home / BERITA

Jumat, 28 Oktober 2022 - 05:03 WIB

Tingkatkan Pengelolaan, Museum Tsunami Gelar Benchmarking ke Medan

Museum Tsunami Aceh melakukan Benchmarking ke Rahmat Internasional Wildlife Museum & Gallery di Medan, 24-28 Oktober 2022.

MEDAN – Demi meningkatkan nilai kebijakan museum dalam pengelolaan dengan cara memperbaiki sistem, museum tsunami Aceh melakukan benchmarking ke Rahmat Internasional Wildlife Museum & Gallery di Medan, 24-28 Oktober 2022.

Kegiatan benchmarking merupakan upaya peningkatan produktivitas, memperbaiki kualitas program dan pelayanan ini diikuti oleh sebagian besar staf museum tsunami Aceh yang juga melibatkan staf museum negeri Aceh serta pegawai sekretariat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh.

Kepala UPTD Museum Tsunami Aceh M Syahputra AZ menuturkan,  pemilihan Rahmat Internasional Wildlife Museum & Gallery sebagai tempat untuk kegiatan benchmarking karena telah berhasil menyabet berbagai penghargaan, termasuk sebagai museum terbaik di Indonesia.

“Kegiatan benchmarking ini dalam rangka meningkatkan produktivitas, memperbaiki kualitas program dan pelayanan, serta hal lainnya dengan memanfaat kebijakan manajemen dari museum lain yang dianggap lebih baik,” sebut Syahputra

Menurutnya, peningkatkan kapasitas SDM museum sangat dibutuhkan apalagi museum tsunami yang saat ini berstatus UPTD ke depan akan menuju BLUD, tutur Syahputra, pada Rabu (27/10/2022)

Baca Juga  JKA di Persimpangan: Efisiensi Anggaran atau Pengabaian Hak Kesehatan?

Lebih lanjut Syahputra memaparkan, Badan Layanan Umum Daerah yang selanjutnya disingkat BLUD adalah sistem yang diterapkan oleh unit pelaksana teknis dinas/badan daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan sebagai pengecualian dari ketentuan pengelolaan daerah pada umumnya.

“Dengan adanya kegiatan ini, semoga kawan-kawan dari Aceh mendapatkan ilmu baru tentang pengelolaan administrasi dan keuangan, pengelolaan koleksi museum, serta pengelolaan sumber daya manusia yang bisa diterapkan pada museum tsunami nantinya,” harap Syahputra.

Direktur Rahmat Internasional Wildlife Museum & Gallery, Nelly R menyebutkan, museum Rahmat diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Juwono Sudarsono pada tanggal 14 Mei 1999.

“Rahmat Internasional Wildlife Museum & Gallery memiliki koleksi lebih kurang 2600 species satwa yang berasal dari berbagai negara,” kata Nelly.

Rahmat Internasional Wildlife Museum & Gallery telah menerima penghargaan sebagai juara umum penganugerahan museum Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2019 juga mendapat penghargaan sebagai objek wisata terbaik di Indonesia, khususnya di kota Medan.

Baca Juga  Dayah Jeumala Akmal Rekrut Tenaga Pendidik

Sebagai tempat edukasi, Rahmat Internasional Wildlife Museum & Gallery juga berfungsi sebagai lembaga konservasi, riset dan penelitian.

Owner Rahmat Internasional Wildlife Museum & Gallery, Rahmat Syah, sangat mengapresiasi kegiatan museum tsunami selama di kota Medan.

“Saya sangat senang dengan hadirnya pimpinan serta jajaran staf museum tsunami di museum kami, semoga silaturahmi ini terus terjalin,” ujar Rahmat.

Lebih lanjut, Rahmat menceritakan pengalamannya yang ikut terlibat langsung dalam proses rekonstruksi dan rehabilitasi Aceh pasca musibah gempa dan tsunami 2004 silam.

“Saya ada buat film tentang tsunami Aceh walaupun kini telah usang mungkin dapat berguna dan saya hibahkan film tersebut buat saudara saya di Aceh melalui museum tsunami Aceh,” tutup Rahmat.

Reporter : EK | Photo : Ist | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

ACEH

BPMP Aceh dan Disdikbud Aceh Timur Gelar Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran PAUD dan SD

ACEH

Gayo Lues Digoyang Gempa 5,6 Magnitude, Getaran Terasa hingga ke Idi Rayeuk 

BERANDA

Kepala BGN Nanik Sudaryati Mundur karena Alami Sakit Jantung, Ditunjuk Prabowo Pimpin Dewan Pengawas

ACEH

Festival Jajanan Indatu Aceh Timur 2026 Angkat Tet Pulot, Pulot Ijo, dan Warisan Kuliner Leluhur di Idi

ACEH

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kediaman Bupati Al-Farlaky Berlangsung Meriah

ACEH

Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Medan Tewaskan 3 Orang, Diduga dari Jaringan Gas

ACEH

Realisasi Belanja Pemkab Aceh Timur Capai Rp716,91 Miliar hingga Juli 2026

BERANDA

Ledakan Keras Guncang Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Rusak