Home / OPINI

Minggu, 30 April 2023 - 05:48 WIB

JOKOWI DAN GANJAR : SERUPA TAPI TAK SAMA

oleh M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik dan Kebangsaan)

OPINI – Banyak yang menyebutkan bahwa Ganjar itu sama dengan Jokowi, bahkan menyatakan Ganjar jika menjadi Presiden merupakan kelanjutan dari kepemimpinan Jokowi. Keduanya sama-sama orang Jawa Tengah. Ganjar Pranowo adalah wajah lain dari Joko Widodo.

Sebenarnya antara keduanya hanya serupa tetapi tidak sama. Keserupaannya adalah :

Pertama, berpengalaman sebagai Gubernur. Satu Jawa Tengah, DKI Jakarta lainnya. Kedua, menjadikan modal politik pada pencitraan baik blusukan maupun tampilan media. Ketiga, didukung oleh PDIP untuk maju sebagai Capres. Keempat, sama awalnya megawati biimbang. Dan kelima, bareng menggunakan pesawat kepresidenan untuk acara swasta. Sama-sama menyimpang.

Adapun tidak sama antara keduanya adalah :

Pertama, Jokowi periode pertama diusung empat partai politik, sedangkan Ganjar kini baru dua dan kemungkinan tetap dua partai politik. Maksimal tiga. Periode kedua Jokowi lebih banyak lagi didukung.

Baca Juga  Kenaikan Harga di Tengah Bencana: Ujian Kemanusiaan dan Tanggung Jawab Negara

Kedua, dukungan PDIP pada Jokowi solid karena tidak ada calon lain sejak awal, sedangkan Ganjar Pranowo kini menimbulkan kegalauan karena sejak awal PDIP menggadang-gadang Puan Maharani. Putri Megawati.

Ketiga, Jokowi berangkat dari status Gubernur DKI wilayah yang secara geopolitik sangat strategis sedangkan Ganjar Propinsi Jawa Tengah dengan prestasi memimpin yang tidak bagus. Kemiskinan jadi perbincangan.

Keempat, dugaan korupsi Ganjar terungkap di persidangan PN Tipikor Jakarta, berbau pornografi serta urusan keagamaan dengan memperolok-olok azan. Jokowi meski rezim KKN belumlah terungkap. Selain nepotisme anak mantu.

Baca Juga  MEMAHAMI KETIKA PRABOWO SEBAGAI CAPRES

Kelima, Ganjar ikut Mega Tolak Israel, Jokowi dukung Israel datang ke Indonesia ikut Piala Dunia U-20. Ganjar diganjar Capres oleh Megawati, Jokowi tersakiti hati. Tidak di posisi intinya.

Jadi Jokowi bisa menang dan menjadi Presiden dengan segala cara sedangkan Ganjar bisa kalah dengan satu cara saja. Dukungan yang tidak solid.

Jokowi pasca lengser tetap tidak merasa aman dengan kemenangan Ganjar, karena Ganjar Pranowo secara de facto dan de jure berada di bawah kendali PDIP dan Megawati. Bukan Jokowi.

Ganjar Pranowo belum tentu menang melawan Prabowo dan Anies Baswedan.

Jokowi dan Ganjar memang mirip tapi tidak sama.

Bandung 30 April 2023

Share :

Baca Juga

OPINI

Guru Murah, Pendidikan Mahal: Mengapa Martabat Pendidik Tidak Bisa Diukur dari Gaji Semata?

EDUKASI

Hari Pendidikan Nasional 2026: Ketika Pendidikan Mengejar Simbol, Bukan Substansi

EDUKASI

Hardiknas 2026: Keteladanan sebagai Sumber Wibawa Guru

EDUKASI

Patologi Pendidikan Kita : Inflasi Gelar, Defisit Adab, dan Kematian Marwah Intelektual

OPINI

Meremehkan Ulama di Tengah Polemik Publik

KESEHATAN

JKA dan Feodalisme Politik Modern : Ketika Pengawasan Publik Dianggap Gangguan Kekuasaan

HUKUM

Episode I Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi

EDUKASI

Kepercayaan Publik yang Retak: Ketika Pemerintah Desa, Media, dan Masyarakat Gagal Bersinergi