Home / BERITA / MANACANEGARA

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:47 WIB

Program MBG Dilirik Investor China, 1.000 Dapur Siap Dibangun di Indonesia


MEDIALITERASI.ID
| GUANGZHOU, CHINA
–
 Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menarik minat investor asal China. Sebanyak 1.000 dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) direncanakan dibangun di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari dukungan terhadap program nasional tersebut.

Penjajakan kerja sama ini mengemuka dalam rangkaian kunjungan kerja Ketua Umum Yayasan Gerakan Dapur Indonesia, Yayasan Garuda Biru Indonesia, dan Yayasan Salman Peduli Berkarya, Nofalia Heikal Safar, ke China pada 23–30 April 2026. Dalam kunjungan tersebut, Nofalia didampingi Ketua Dewan Pembina Yayasan Garuda Biru Indonesia dan Yayasan Salman Peduli Berkarya, Heikal Safar, S.H.

Menurut Nofalia, sejumlah pengusaha dari China menyatakan minat untuk berpartisipasi dan berinvestasi dalam pembangunan dapur MBG berbasis gotong royong di Indonesia.

Baca Juga  Dukcapil Kemendagri Siap Bantu Filipina Kembangkan Pelayanan Adminduk

“Pengusaha dari China menawarkan partisipasi dan investasi dalam pembangunan 1.000 dapur MBG untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut tidak hanya mencakup investasi, tetapi juga transfer teknologi dan standar operasional. Hal itu meliputi penerapan sistem dapur modern, manajemen kuliner skala besar, serta standar sanitasi yang terintegrasi.

Penjajakan ini turut melibatkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melalui Komite Tiongkok (KIKT) bersama mitra usaha di China. Program pembangunan dapur MBG tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus memperluas akses layanan gizi bagi masyarakat.

Selain fokus pada pengembangan infrastruktur dapur, kunjungan kerja tersebut juga dimanfaatkan untuk membuka peluang ekspor komoditas Indonesia ke pasar China. Nofalia menyebutkan sejumlah produk unggulan yang berpotensi, antara lain lada, biji pala, kayu manis, cengkeh, jahe, kunyit, kemiri, dan vanila.

Baca Juga  164 Satpol PP Aceh Tamiang yang Diberhentikan Sampaikan Aspirasi ke Ketua Komite 1 DPD RI Fachrul Razi

“Permintaan terhadap komoditas rempah Indonesia di China cukup tinggi, sehingga menjadi peluang besar bagi pelaku usaha nasional,” katanya.

Rangkaian kunjungan dilakukan melalui roadshow ke sejumlah kota, antara lain Hong Kong, Shenzhen, Guangzhou, Shanghai, dan Beijing, termasuk menghadiri ajang China Import and Export Fair (Canton Fair).

Kemitraan ini diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat sinergi internasional dalam mendukung program prioritas pemerintah menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. (Yayang R)

Share :

Baca Juga

BERITA

DPN Indonesia dan Pagar Nusa Siapkan 2.000 Beasiswa PKPA bagi Kader Sarjana Hukum

BERITA

Direktur PMMU Lepas Tiga Alumni untuk Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir

BERITA

Polri Ajak Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Online, Jaga Keamanan Digital

BERANDA

Data Terbaru BPBD: Kerusakan Gempa Bogor M 4,1 Melonjak dari 17 Jadi 253 Rumah

HUKUM

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK: Apa Syarat Pemakzulan Wapres Menurut Konstitusi?

BERITA

Kunjungan Pasien Capai 150 Orang per Hari, Puskesmas Kuta Makmur Kekurangan Tempat Tidur Rawat Inap

BERANDA

Mendagri Berhentikan Bupati Gowa Sitti Husniah, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Sebagai Plt Bupati

ACEH

RSUD Zubir Mahmud Pastikan Belum Ada Pasien Sesak Napas Akibat Kabut Asap di Aceh Timur