MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, yang akrab disapa Dek Fadh, resmi melantik M Nasir Syamaun sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh. Pelantikan berlangsung secara hybrid pada Senin (24/8/2026).
Prosesi digelar di dua tempat berbeda. Dek Fadh memimpin pelantikan dari Aula Kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh di Jakarta, mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem. Sementara M Nasir mengikuti prosesi dari Aula Badan Kepegawaian Aceh (BKA) di Banda Aceh.
Pelantikan ini menindaklanjuti pemberhentian Nasir dari jabatan Sekretaris Daerah Aceh dengan hormat melalui Surat Keputusan Presiden pada Jumat (15/8/2026) pekan lalu.
“Atas nama Gubernur Aceh Muzakir Manaf, saya melantik Saudara Nasir sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh,” kata Dek Fadh dalam pelantikan, sebagaimana disampaikan Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi.
Dalam sambutannya, Wagub mengakui besarnya kontribusi Nasir selama menjabat Sekda Aceh. Namun ia menyebut rotasi jabatan sebagai hal wajar dalam birokrasi.
“Bang Nasir telah berbuat banyak saat menjadi Sekda. Namun itulah keputusan Bapak Gubernur dan beliau ditunjuk pada jabatan yang baru,” ujarnya.
Dek Fadh juga meminta agar mutasi ini tidak dipolitisasi.
“Pergeseran jabatan itu hal yang biasa dan lumrah. Penyegaran dan pemberian jabatan bagi ASN ini hal yang biasa, dan tak perlu dibesar-besarkan. Kepada Bang Nasir yang telah menjabat sebagai Sekda selama ini kita ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya,” kata Dek Fadh.
Dengan pelantikan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh resmi dipimpin pejabat definitif baru. Nasir menggantikan pejabat sebelumnya yang telah memasuki masa pensiun. (*)







