Home / ACEH / BERANDA / BERITA / HUKUM / RELIGI / SOSIAL

Jumat, 10 Juli 2026 - 02:21 WIB

Baitul Mal Aceh Monev Langsung 22 Daerah, Tegaskan Transparansi Dana ZIWAH Harus Sampai ke Mustahik

Medialiterasi.id | Banda Aceh — Baitul Mal Aceh melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pendistribusian Zakat, Infak, Wakaf, dan Harta Agama (ZIWAH) di 22 kabupaten/kota se-Aceh. Kegiatan yang berlangsung 2–9 Juli 2026 ini menjadi bukti komitmen lembaga dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.

Tim Baitul Mal Aceh turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan diterima oleh yang berhak, digunakan sesuai peruntukan, dan berdampak nyata pada peningkatan kesejahteraan mustahik.

Secara keseluruhan, monev menyasar 299 penerima manfaat. Rinciannya: 128 individu mustahik, 134 kelompok penerima manfaat, dan 37 muallaf yang menerima bantuan melalui program pendistribusian ZIWAH Baitul Mal Aceh.

Pastikan Amanah Muzakki Tersalurkan Tepat Sasaran

Ketua Komisioner Baitul Mal Aceh, Tgk. Muhammad Yunus, yang ikut turun ke lokasi, menegaskan monev adalah tahapan wajib dalam tata kelola dana ZIWAH.

Baca Juga  KAI Commuter Launching Kartu Khusus Penyandang Disabilitas Dan KAI Commuter Terus Tingkatkan Aksesibilitas Layanan

“Melalui monitoring dan evaluasi ini, kami ingin memastikan amanah para muzakki benar-benar sampai kepada yang berhak dan memberi dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan mustahik,” ujar Tgk. Muhammad Yunus.

Menurutnya, hasil monev tidak hanya untuk pengawasan, tetapi juga untuk mengukur efektivitas program. Data di lapangan akan menjadi bahan evaluasi agar layanan terus diperbaiki dan sinergi antara Baitul Mal Aceh dengan Baitul Mal kabupaten/kota semakin kuat.

“Pengelolaan dana ZIWAH harus semakin profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip syariah,” tambahnya.

Fokus pada Dampak dan Kemandirian Ekonomi

Selain mengecek administrasi penyaluran, tim juga meninjau perkembangan usaha dan kondisi ekonomi para penerima. Masukan dari mustahik dihimpun langsung untuk menjadi dasar perbaikan program ke depan.

Baca Juga  Perdana, MTQ Tingkat Desa Blang Talon Resmi Dibuka Ketua DPRK Aceh Utara

Tgk. Muhammad Yunus berharap hasil monev ini menjadi acuan penyempurnaan program agar manfaat dana ZIWAH tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan dasar. Ke depan, program diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat di seluruh Aceh.

Baitul Mal Aceh juga menegaskan evaluasi berkala akan terus dilakukan sebagai bentuk menjaga kepercayaan muzakki dan masyarakat. Dengan tata kelola yang berpedoman pada prinsip syariah dan peraturan perundang-undangan, dana amanah umat diharapkan memberi manfaat sebesar-besarnya dan berkelanjutan.

Monev ini menutup rangkaian pengawasan semester pertama 2026. Hasil lengkapnya akan dijadikan dasar penyusunan kebijakan pendistribusian ZIWAH untuk tahun anggaran berikutnya.(AYD)

Share :

Baca Juga

Wisuda 227 Lulusan, UIA Berikan Apresiasi Prodi Unggul Hadiah Umrah

BERITA

Penguatan Mutu Menuju 2030, UIA Gelar Wisuda Angkatan XXXVIII di Kampus Paya Lipah

ACEH

LITERASI BENCANA: Hampir Setahun Berlalu, 222 Ribu Jiwa di Aceh Timur Masih Menanti Jadup dan Isi Hunian di Tahap 10

ACEH

ABEH UBEE ABEH: Slogan Persiraja yang Harus Dibuktikan di Atas Lapangan, Bukan Sekadar Tulisan

HUKUM

PERANCIS MEMBARA: Gedung Bersejarah 143 Tahun Dibakar Amuk Massa, Menara Jam Runtuh di Tengah Demo Biaya Hidup

BUDAYA

Kritik Budaya Literasi Semu, Teuku Muhammad Jamil Ajak Ubah Kebiasaan Berbagi Tautan Jadi Berbagi Pemahaman

BERITA

DPN Indonesia dan Pagar Nusa Siapkan 2.000 Beasiswa PKPA bagi Kader Sarjana Hukum

BERITA

Direktur PMMU Lepas Tiga Alumni untuk Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir

BERITA

Polri Ajak Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Online, Jaga Keamanan Digital