Home / BERANDA / BERITA / MANACANEGARA / POLITIK

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:02 WIB

Iran Perintahkan Warga Israel Utara Mengungsi, Balas Perintah Evakuasi Israel di Lebanon

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Komando Militer Pusat Iran mengeluarkan peringatan kepada warga di wilayah utara Israel untuk segera mengungsi. Peringatan itu disampaikan sebagai respons atas perintah evakuasi yang sebelumnya dikeluarkan militer Israel terhadap warga di Dahiyeh, Beirut Selatan, Lebanon.

Peringatan tersebut disiarkan melalui kantor berita resmi pemerintah Iran, IRNA, pada Senin 29 September 2025. Komandan Markas Besar Khatam al-Anbiya menyatakan bahwa seruan evakuasi itu merupakan langkah balasan langsung terhadap tindakan Israel.

“Ini adalah respons terhadap perintah pemindahan paksa yang dikeluarkan militer Israel di wilayah Dahiyeh, Lebanon,” demikian pernyataan komando tersebut seperti dikutip IRNA.

Iran menegaskan, setiap serangan Israel ke pinggiran selatan Beirut akan dibalas dengan serangan. Perintah kepada warga Israel utara untuk meninggalkan rumah disampaikan sebagai bagian dari peringatan dini tersebut.

Baca Juga  Aceh Utara Zikir Akbar Peringati HUT Ke-77 Indonesia Merdeka

Eskalasi ini bermula dari unggahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di platform X. Netanyahu menyatakan tidak akan memberi ruang aman bagi Hizbullah dan memerintahkan pasukannya untuk memperdalam operasi militer di Lebanon selatan. Ia juga menyebut markas Hizbullah di Dahiyeh sebagai target sah.

“Israel tidak akan menerima serangan dari Hizbullah sementara markas mereka di Dahiyeh, Beirut, tetap aman,” tulis Netanyahu.

Menanggapi hal itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi juga menyampaikan pernyataan melalui X. Araghchi memperingatkan Amerika Serikat dan Israel bahwa setiap perjanjian gencatan senjata harus berlaku menyeluruh, termasuk di Lebanon.

Menurutnya, pelanggaran di satu wilayah akan membatalkan seluruh kesepakatan gencatan senjata. Ia juga menegaskan bahwa AS dan Israel akan bertanggung jawab atas konsekuensi dari eskalasi lebih lanjut.

Baca Juga  Mahasiswa Nusantara Galang Dana Untuk Korban Banjir Aceh Utara

Di sisi lain, Uni Eropa ikut mendesak agar Israel menahan diri. Juru bicara UE Anouar El Anouni meminta Israel menghormati kedaulatan wilayah Lebanon dan segera menghentikan operasi militer yang dapat memperburuk situasi.

Dengan saling balas peringatan antara Teheran dan Tel Aviv, situasi di Timur Tengah kini berada pada titik rawan. Warga di Israel utara dan Lebanon selatan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah potensi serangan lanjutan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban atau kerusakan akibat peningkatan tensi di kedua wilayah tersebut.(AYD)

Share :

Baca Juga

MANACANEGARA

Drone Houthi Sasar Makkah, Serangan Terbesar ke Arab Saudi Sejak 2022 Pecah di 4 Kota

ACEH

Pohon Lapuk di Lintas Medan-Banda Aceh Ancam Keselamatan Warga, Aktivis BAI Soroti Respons Pemkab Aceh Timur

BERITA

Polisi Amankan Pria yang Diduga Aniaya Perempuan di Senayan City

ACEH

Tokoh Masyarakat Beutong Ateuh Sampaikan Dukungan Investasi kepada Komisi III DPR RI

OPINI

ANALISIS: Dua Gerbang Energi Dunia Terkunci, Indonesia Waspada Krisis Logistik Global

BERITA

Wakapolri: Kapolri Cup II Dorong Indoor Skydiving Indonesia Mendunia

BERITA

Dua Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap di Curug, Polisi Sita Senjata Api Rakitan

BERITA

Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah