Home / MANACANEGARA / POLITIK

Jumat, 18 September 2026 - 19:07 WIB

Drone Houthi Sasar Makkah, Serangan Terbesar ke Arab Saudi Sejak 2022 Pecah di 4 Kota

MEDIALITERASI.ID | RIYADH — Kelompok Houthi Yaman melancarkan serangan rudal dan drone terkoordinasi terbesar ke wilayah Arab Saudi dalam tiga tahun terakhir. Serangan pada Selasa (15/9/2026) malam menyasar empat kota di selatan Kerajaan dan bahkan mendekati Kota Suci Makkah.

Koalisi militer pimpinan Arab Saudi mengonfirmasi, sistem pertahanan udaranya mencegat satu drone yang terbang dari arah Yaman menuju Makkah sekitar pukul 18.50 waktu setempat. Puing-puing drone dan rudal pencegat dilaporkan jatuh di sebelah selatan kota.

“Keamanan Dua Masjid Suci dan para jemaahnya merupakan garis merah yang tidak dapat ditawar,” kata Juru Bicara Koalisi Brigjen Turki Al-Maliki, Rabu (16/9/2026).

Serangan ini merupakan upaya kedua Houthi menargetkan Makkah setelah upaya serupa pada 27 Juli 2017.

Empat Kota Selatan Jadi Sasaran

Baca Juga  Meriahkan HUT RI ke-81, DPD PKS Aceh Timur Gelar Jalan Sehat dan Bazar UMKM

Selain Makkah, serangan juga menghantam wilayah Khamis Mushait, Abha, Taif, dan Jazan.

Rekaman stasiun televisi Al-Ekhbariya memperlihatkan sejumlah rumah rusak dengan dinding runtuh dan kawah besar akibat ledakan.

Badan berita resmi Saudi SPA melaporkan sedikitnya 13 warga sipil luka ringan hingga sedang, sementara laporan lain menyebut korban mencapai 73 orang termasuk perempuan dan anak-anak. Sebanyak tujuh rumah dan dua kendaraan sipil rusak.

Kementerian Energi Arab Saudi juga menyebut beberapa fasilitas energi dan utilitas terbakar, termasuk kilang Aramco di Jazan. Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengonfirmasi serangan tersebut dan mengklaim menargetkan hanggar pesawat, radar, landasan pacu, dan gudang amunisi di Pangkalan Udara Khamis Mushait.

Houthi mengancam akan melancarkan serangan yang lebih luas jika serangan udara Saudi ke Yaman tidak dihentikan.

Baca Juga  Bismillah Menjadi KM Nol Islam: Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Peradaban Peureulak di Haul Sultan ke-1224

Balasan dan Perebutan Bab el-Mandab

Eskalasi ini terjadi di tengah memanasnya pertempuran darat di pesisir barat Yaman. Koalisi Saudi dilaporkan melancarkan 54 hingga 129 serangan udara ke posisi Houthi dalam 48 jam terakhir.

Di saat bersamaan, Houthi mengumumkan keberhasilan menguasai Pelabuhan Mocha dan Pulau Perim (Barim) yang strategis di Selat Bab el-Mandab.

Penguasaan pulau di tengah selat tersempit Laut Merah itu dinilai memperkuat posisi Houthi untuk mengancam pelayaran internasional yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.

Koalisi menegaskan akan membalas serangan sesuai hukum internasional untuk melindungi kedaulatan kerajaan dan keselamatan warga sipil.

“Komando Pasukan Gabungan akan menangani serangan-serangan ini secara bertanggung jawab dan secara tegas,” tegas Al-Maliki. (*)

Share :

Baca Juga

OPINI

ANALISIS: Dua Gerbang Energi Dunia Terkunci, Indonesia Waspada Krisis Logistik Global

BERANDA

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot dari Menteri Keuangan, Ini 2 Kebijakan yang Picu Ketidaknyamanan Elit

MANACANEGARA

Lolos Q2 di Misano, Veda Ega Pratama Bidik Hasil Terbaik di Moto3 San Marino 2026

MANACANEGARA

Marc Marquez Tercepat di FP1 MotoGP Misano 2026, Ungguli Bezzecchi di Detik Akhir

BREAKING NEWS

Tolak Label ‘Jongos Komunis’, Iran Tegaskan Hubungan Pragmatis dengan Rusia dan China

BREAKING NEWS

Para Duta Besar Arab di PBB Meminta Menlu Rusia Untuk ”Menghentikan Iran”

ACEH

Komisioner Baitul Mal Aceh Timur Dilantik, Bupati Al-Farlaky Minta Genjot Pendapatan Zakat

BERANDA

Persimpangan Karier Veda Pratama: Naik ke Moto2 2027 atau Bertahan di Moto3?