MEDIALITERASI.ID | ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si secara resmi membuka Open Turnamen Sepak Bola Antar Kecamatan Piala Bupati Aceh Timur Cup II Tahun 2026. Pembukaan berlangsung di Lapangan Benteng, Gampong Pertamina, Kecamatan Ranto Peureulak, Selasa (7/7/2026).
Turnamen ditandai dengan tendangan perdana oleh Bupati. Laga pembuka mempertemukan Kecamatan Simpang Ulim melawan Kecamatan Idi Rayeuk.
Piala Bupati Cup II 2026 memperebutkan total hadiah Rp100 juta. Turnamen ini diikuti tim-tim terbaik dari seluruh kecamatan di Kabupaten Aceh Timur. Rangkaian pembukaan juga diisi dengan penyerahan atribut sepak bola kepada masing-masing camat.
Dalam sambutannya, Bupati Al-Farlaky menyebut turnamen ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga untuk menghidupkan kembali sejarah Lapangan Benteng Gampong Pertamina. Lapangan itu dulunya menjadi pusat kegiatan sepak bola saat kawasan Pertamina masih beroperasi di Ranto Peureulak.
“Lapangan ini memiliki sejarah panjang. Dahulu setiap tahun selalu menjadi lokasi penyelenggaraan turnamen yang ramai diikuti masyarakat. Hari ini kita kembali menghidupkan semangat itu agar sepak bola Aceh Timur kembali bergairah,” kata Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya sportivitas selama turnamen berlangsung. Ia meminta seluruh pemain menjunjung fair play dan menjadikan pertandingan sebagai hiburan bagi masyarakat.
“Saya titip pesan kepada seluruh pemain, bermainlah dengan fair play, junjung tinggi sportivitas, dan jangan sampai ada tindakan yang mencederai lawan. Jadikan pertandingan ini sebagai tontonan yang menghibur masyarakat,” pesannya.
Lebih jauh, Al-Farlaky menilai turnamen ini sebagai wadah pencarian bibit pesepakbola berbakat asal Aceh Timur. Ia berharap dari ajang ini lahir atlet yang mampu berkompetisi hingga tingkat regional dan nasional.
“Turnamen ini merupakan ajang pencarian talenta. Kita ingin melahirkan putra-putra terbaik Aceh Timur yang memiliki kemampuan dan prestasi sehingga dapat berkiprah di berbagai level kompetisi sepak bola,” ujarnya.
Bupati menambahkan, sepak bola adalah olahraga rakyat yang mampu mempererat silaturahmi antar kecamatan. Ia mengajak semua pihak menjaga keamanan dan ketertiban selama turnamen berlangsung.
“Event ini bukan sekadar mengejar gelar juara. Yang lebih penting adalah memperkuat silaturahmi, mempererat ukhuwah, dan membangun kebersamaan. Mari kita jaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas turnamen ini hingga selesai,” pungkasnya. (AYD)







