Home / ACEH / BERANDA / BERITA / HUKUM / KESEHATAN / KRIMINAL

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:40 WIB

7 Hari Sosialisasi Narkoba di Aceh Timur: Seruan Tegas Bupati Alfarlaky, Tantangan Nyata di Lapangan

“PERANGI NARKOBA”. Teriak Bupati Alfarlaky!” Gemuruh Jerit Jawaban 250 Pemuda Aceh Timur, GARANG!.

MEDIALITERSI.ID | IDI RAYEUK — Spanduknya Berhuruf Kapital “PERANGI NARKOBA”. Isi hotelnya 250 pemuda.

Senin, 6 Juli 2026, Hotel The Royal Idi Rayeuk berubah jadi markas perang. Bukan perang senjata, tapi perang melawan narkoba yang diam-diam sudah masuk ke gampong-gampong Aceh Timur.

Selama 7 hari ke depan, 6 Juli sampai 12 Juli 2026, para pemuda ini akan digembleng lewat Sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika. Di atas panggung terbentang spanduk besar bertuliskan:

“AYO…!!! PERANGI NARKOBA. NO DRUGS. TANPA NARKOBA PEMUDA ACEH TIMUR GARANG…!!!”

Ini langkah paling masif Pemkab Aceh Timur tahun ini untuk membentengi generasi muda. Alasannya sederhana. Peredaran narkotika kini sudah menembus pelosok gampong.

“Jangan Jadi Garang Karena Narkoba”

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky membuka acara dengan nada tegas. Ia tidak ingin peserta hanya duduk diam dan mencatat.

Baca Juga  Program Transmigrasi Dapat Mengentaskan Kemiskinan dan Menciptakan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

“Anak-anakku sekalian, kalian adalah masa depan Aceh Timur. Dari sosialisasi ini, ambil gambaran seluas-luasnya tentang bahaya narkoba. Jangan sampai karena satu kesalahan, masa depan kalian hancur, nama baik keluarga hancur, dan gampong kita tercoreng,” tegas Bupati di hadapan peserta.

Ia mengajak pemuda mendefinisikan ulang kata “garang”.  

“Pemerintah tidak mau melihat pemuda kita terjerat narkoba. Kita ingin pemuda Aceh Timur garang, garang dalam prestasi, garang dalam ibadah, garang dalam membangun kampung. Bukan garang karena narkoba. Ingat, tanpa narkoba pemuda Aceh Timur garang!” ucapnya yang langsung disambut tepuk tangan.

Gampong Jadi Benteng Pertama

Pemkab sengaja menyasar pemuda tingkat gampong. Mereka dianggap benteng pertama.

Dalam sosialisasi 7 hari ini, peserta akan dibekali materi bahaya narkoba, modus peredaran baru yang menyasar anak muda, hingga strategi kampanye No Drugs di media sosial dan lingkungan.

Baca Juga  3 Pemakai dan 1 Bandar Ganja Diringkus Satuan Reserse Narkoba Polres Bener Meriah

Bupati juga melempar tanggung jawab ke aparatur gampong dan tokoh pemuda.

“Kalau ada yang mencoba mengedarkan di gampong, laporkan. Jangan takut. Kita lindungi bersama,” katanya.

Pernyataan itu menjadi poin kritis. Ajakan “jangan takut” memang menggugah. Tapi di lapangan, keberanian melapor sering mentok pada soal perlindungan saksi dan keberanian aparat menindak.

Kepala panitia menyebut 250 peserta ini ditargetkan jadi agen perubahan. Setelah pulang ke gampong masing-masing, mereka wajib meneruskan pesan: Perangi Narkoba.

Kerja Nyata, Bukan Drama

Dengan tagline “Kerja Nyata, Bukan Drama”, Pemkab Aceh Timur berharap kegiatan ini tidak berhenti di hotel. Harapannya lahir generasi muda yang sehat, produktif, dan benar-benar bebas dari jeratan narkotika.

Pertanyaannya sekarang: setelah spanduk diturunkan dan peserta pulang, program lanjutan apa yang disiapkan? Karena perang melawan narkoba tidak akan selesai hanya dalam 7 hari sosialisasi.(AYD)

Share :

Baca Juga

ACEH

ABEH UBEE ABEH: Slogan Persiraja yang Harus Dibuktikan di Atas Lapangan, Bukan Sekadar Tulisan

HUKUM

PERANCIS MEMBARA: Gedung Bersejarah 143 Tahun Dibakar Amuk Massa, Menara Jam Runtuh di Tengah Demo Biaya Hidup

BUDAYA

Kritik Budaya Literasi Semu, Teuku Muhammad Jamil Ajak Ubah Kebiasaan Berbagi Tautan Jadi Berbagi Pemahaman

BERITA

DPN Indonesia dan Pagar Nusa Siapkan 2.000 Beasiswa PKPA bagi Kader Sarjana Hukum

BERITA

Direktur PMMU Lepas Tiga Alumni untuk Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir

BERITA

Polri Ajak Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Online, Jaga Keamanan Digital

BERANDA

Data Terbaru BPBD: Kerusakan Gempa Bogor M 4,1 Melonjak dari 17 Jadi 253 Rumah

BERANDA

Bukan Didepak, Ini Alasan Nama Veda Ega Pratama Hilang di Daftar Sementara Moto3 2027