Home / HUKUM / KRIMINAL / MANACANEGARA / POLITIK

Senin, 19 Oktober 2026 - 02:36 WIB

PERANCIS MEMBARA: Gedung Bersejarah 143 Tahun Dibakar Amuk Massa, Menara Jam Runtuh di Tengah Demo Biaya Hidup

Detik-Detik Balai Kota Limoges Terbakar: Ikon Neo-Renaissance 1883 Ludes Dibakar Massa Bertopeng

MEDIALITERASI.ID | PARIS – Perancis membara. Sebuah gedung bersejarah ikonik berusia 143 tahun di Kota Limoges, Perancis tengah, ludes terbakar setelah dibakar oleh amuk massa di tengah demonstrasi nasional menentang kenaikan biaya hidup, Sabtu (18/10/2026) malam waktu setempat.

Gedung yang terbakar adalah Balai Kota Limoges (Limoges Town Hall), bangunan bergaya neo-Renaissance yang dibangun pada tahun 1883 dan ditetapkan sebagai monumen bersejarah nasional Perancis sejak 1975. Akibat kebakaran hebat, atap gedung runtuh menimpa lantai di bawahnya dan dua pertiga bagian eksterior bangunan hilang.

Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan detik-detik dramatis saat menara lonceng setinggi 43 meter yang menjadi ikon kota itu runtuh diterjang api, mengingatkan publik pada tragedi kebakaran Katedral Notre-Dame pada 2019 lalu.

Wali Kota Limoges, Guillaume Guerin, menyebut pembakaran itu sebagai aksi yang telah direncanakan. “Ada niat yang jelas dan terencana untuk membakar balai kota, dan orang-orang di dalam gedung ketakutan akan nyawa mereka,” kata Guerin kepada Reuters.

Baca Juga  Prabowo Sebut Ada Demonstran Dibayar Rp200.000, Guru Besar UGM: Gerakan Mahasiswa Rentan Digembosi

Prefek Haute-Vienne, Maurice Barate, menyebut insiden ini sebagai “bencana bagi warisan budaya” dan “aksi yang disengaja oleh perusuh”. Tidak ada korban jiwa dilaporkan, meskipun staf dan polisi kota berada di dalam saat api mulai membesar.

Kebakaran ini terjadi di tengah gelombang protes yang memasuki pekan keempat di Perancis. Lebih dari 550.000 orang turun ke jalan dalam lebih dari 100 aksi di seluruh negeri, menurut Kementerian Dalam Negeri Perancis. Massa bertopeng dilaporkan membakar mobil polisi di depan balai kota, memecahkan jendela dengan balok, dan masuk ke dalam sebelum membakar gedung.

Kerusuhan juga meluas ke kota besar lain seperti Paris, Marseille, Lyon, Lille, dan Bordeaux, di mana toko-toko dijarah dan gedung pemerintahan diserang. Kementerian Dalam Negeri mencatat sekitar 400 orang ditangkap pada Sabtu saja.

Baca Juga  Dosen Unimal dan Akademisi Dunia Kolaborasi Petakan Masalah Perlindungan Rohingya di Kamp Aceh

Presiden Emmanuel Macron yang akan mengakhiri masa jabatannya dalam enam bulan ke depan angkat bicara melalui media sosial: “Tidak ada tempat untuk kekerasan di republik kita. Mereka yang telah menghancurkan, menyerang prefektur serta bisnis, bahkan menjarah balai kota kami, akan dituntut dan dihukum.”

Bagi warga Limoges, kehilangan balai kota bukan sekadar kehilangan kantor pemerintahan. Bangunan itu dihiasi kerajinan khas Limoges, mozaik Venesia, dan lambang-lambang porselen Haviland, berdiri di atas situs yang diyakini sebagai bekas forum Gallo-Romawi. Wali Kota Guerin bahkan mengancam akan mengundurkan diri jika kota tidak mendapat bantuan lebih dari 1 juta dolar untuk perbaikan.

Hingga Minggu pagi, api telah berhasil dipadamkan, namun Balai Kota Limoges dinyatakan “largely lost” atau sebagian besar hilang. (*)

 

Sumber: AFP, Reuters, Fox News

Editor: Ayahdidien sck

Share :

Baca Juga

HUKUM

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK: Apa Syarat Pemakzulan Wapres Menurut Konstitusi?

BERANDA

Mendagri Berhentikan Bupati Gowa Sitti Husniah, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Sebagai Plt Bupati

ACEH

Perayaan Maulid di Gampong Sagoe Muara Tiga Ricuh, Bendera Aceh Diturunkan Aparat di Area Masjid

ACEH

Operasional Pasar Malam di Idi Rayeuk Aceh Timur Dipertanyakan Legalitasnya

MANACANEGARA

DRAMA MANDALIKA MEMANAS: Alex Rins Minta Maaf Usai Acungkan Jari Tengah ke Marshal, Kini Diteror Ancaman Pembunuhan

ACEH

Peringatan Maulid di Aceh Memanas: Aparat Minta Bendera Bintang Bulan Diturunkan

MANACANEGARA

Minta Dihukum Sendiri, Ronaldo Terancam Larangan Main 6 Bulan Usai Ngamuk di TC Portugal

BREAKING NEWS

Gempa M7,7 Guncang Panama, Picu Peringatan Tsunami di 9 Negara – Gedung Runtuh di Herrera