Home / POLITIK / RUBRIK

Minggu, 1 Februari 2026 - 21:03 WIB

Habiburokhman: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden


MEDIALITERASI.ID | JAKARTA
– Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menegaskan bahwa wacana menempatkan Polri di bawah kementerian tidak tepat dan berpotensi melemahkan otoritas Presiden Prabowo Subianto sebagai pemegang kekuasaan tertinggi institusi kepolisian nasional.

Menurut Habiburokhman, narasi tersebut kemungkinan digelorakan oleh pihak-pihak yang pernah berseberangan secara politik dengan Presiden, dengan tujuan mengurangi peran dan pengaruh presiden dalam pengendalian kebijakan strategis penegakan hukum dan keamanan.

“Kemungkinan besar narasi Polri di bawah kementerian merupakan narasi yang sengaja dibuat untuk melemahkan Presiden Prabowo dan juga negara Indonesia,” tegas Habiburokhman, Minggu (1/2/2026).

Baca Juga  Mohon Kelancaran KTT G20, TNI-Polri Gelar Doa Bersama

Ia menjelaskan bahwa jika Polri tidak berada langsung di bawah Presiden, efektivitas pelaksanaan kebijakan dan komando institusi akan berkurang dan menghambat koordinasi strategis. Posisi Polri di bawah Presiden bukan sekadar pilihan administrasi, melainkan amanat reformasi yang tertuang dalam Pasal 30 ayat (4) UUD 1945 dan TAP MPR Nomor VII/MPR/2000.

Baca Juga  Polri Akan Tegas Tindak Preman Berkedok Ormas yang Ganggu Investasi

Habiburokhman menekankan bahwa narasi perubahan struktur Polri bersifat ahistoris dan tidak relevan dengan solusi substantif yang dibutuhkan institusi maupun masyarakat. Ia menambahkan, persoalan yang sering dikritisi masyarakat lebih kepada perilaku oknum tertentu, bukan posisi kelembagaan Polri.

Siaran pers ini disampaikan untuk memastikan publik memahami posisi strategis Polri dalam struktur pemerintahan Indonesia dan mendukung Transformasi Polri yang konsisten dengan reformasi serta pelayanan kepada masyarakat. (H.R)

Share :

Baca Juga

ACEH

Bupati Al-Farlaky Hadiri Rapat Rekomendasi LKPJ Tahun 2025

BERANDA

Wacana Alih Fungsi Blok Andaman Jadi KEK Lhokseumawe Disorot, Warga Aceh Tekankan UUPA

BERANDA

“Gazanisasi Lebanon”: Mengapa Komunitas Internasional Gagal Hentikan Eskalasi Israel di Lebanon Selatan

BERANDA

Legenda Flor de la Mar: Kapal Portugis Pembawa 60 Ton Emas yang Tenggelam di Perairan Aceh

ACEH

Dua Dekade Berkuasa, Mengapa Aceh Belum Sejahtera?

ACEH

Turun 2 Persen, Angka Kemiskinan Aceh Timur Kini 11,24 Persen  

BERANDA

Viral Karena Dilarang: “Pesta Babi” Buka Borok Kolonialisme, Etika Dokumenter, dan Kebebasan Berekspresi

OPINI

PANCASILA DALAM KRISIS MORAL: Ketika Pengkhianatnya Adalah Mereka yang Bersumpah Menjaganya