Keuchik minta Pemkab segera turun tangan sebelum terjadi korban jiwa. Jembatan 16 meter itu satu-satunya penghubung warga ke sekolah, masjid dan ladang
MEDIALITERASI.ID | ACEH TIMUR – Kondisi jembatan penghubung di Gampong Jambo Lubok, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur semakin memprihatinkan. Kerusakan parah pada lantai dan rangka jembatan dinilai membahayakan keselamatan warga yang melintas setiap hari. Senin (20/7/2026).
Jembatan dengan panjang sekitar 16 meter dan lebar 3 meter itu merupakan satu-satunya akses vital bagi warga.
Satu-Satunya Akses ke Sekolah, Masjid dan Ladang
Setiap hari jembatan tersebut dilalui puluhan siswa SD dan SMP untuk menuju sekolah. Warga juga menggunakannya untuk beribadah ke masjid, mengaji ke dayah, serta beraktivitas ke ladang dan perkebunan yang menjadi sumber mata pencaharian utama.
“Lantai jembatan sudah banyak yang rusak, sementara rangka besinya telah keropos akibat usia,” kata Keuchik Gampong Jambo Lubok, Irwansyah.
Menurutnya, kerusakan terus bertambah dari waktu ke waktu. Jika dibiarkan, potensi kecelakaan terhadap anak sekolah dan warga sangat besar.
“Jembatan ini setiap hari dilalui anak-anak sekolah dan masyarakat. Kami berharap Pemerintah segera memperbaikinya. Jangan sampai harus menunggu korban jiwa baru ada tindakan,” ujarnya.
Minta Perhatian Pemkab Aceh Timur
Keuchik Wan, sapaan akrab Irwansyah, berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui dinas terkait segera mengalokasikan anggaran untuk perbaikan.
Ia menegaskan perbaikan jembatan sangat mendesak agar aktivitas pendidikan, ibadah, dan ekonomi warga dapat berjalan aman dan lancar.
Warga Jambo Lubok mengaku sudah lama mengeluhkan kondisi jembatan tersebut. Namun hingga kini belum ada perbaikan permanen dari pemerintah daerah.
Mereka berharap keluhan ini segera direspons agar akses utama penghubung antar dusun tidak putus dan tidak mengorbankan keselamatan pengguna jalan.(Red/Sam)







