Home / ACEH / BERANDA / BERITA / RUBRIK

Senin, 20 Juli 2026 - 19:48 WIB

Jembatan di Jambo Lubok Aceh Timur Rusak Parah, Akses Sekolah dan Ibadah Warga Terancam

Keuchik minta Pemkab segera turun tangan sebelum terjadi korban jiwa. Jembatan 16 meter itu satu-satunya penghubung warga ke sekolah, masjid dan ladang

MEDIALITERASI.ID | ACEH TIMUR – Kondisi jembatan penghubung di Gampong Jambo Lubok, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur semakin memprihatinkan. Kerusakan parah pada lantai dan rangka jembatan dinilai membahayakan keselamatan warga yang melintas setiap hari. Senin (20/7/2026).

Jembatan dengan panjang sekitar 16 meter dan lebar 3 meter itu merupakan satu-satunya akses vital bagi warga.

Satu-Satunya Akses ke Sekolah, Masjid dan Ladang

Setiap hari jembatan tersebut dilalui puluhan siswa SD dan SMP untuk menuju sekolah. Warga juga menggunakannya untuk beribadah ke masjid, mengaji ke dayah, serta beraktivitas ke ladang dan perkebunan yang menjadi sumber mata pencaharian utama.

Baca Juga  SELAMAT HARI ULANG TAHUN PERNIKAHAN

“Lantai jembatan sudah banyak yang rusak, sementara rangka besinya telah keropos akibat usia,” kata Keuchik Gampong Jambo Lubok, Irwansyah.

Menurutnya, kerusakan terus bertambah dari waktu ke waktu. Jika dibiarkan, potensi kecelakaan terhadap anak sekolah dan warga sangat besar.

“Jembatan ini setiap hari dilalui anak-anak sekolah dan masyarakat. Kami berharap Pemerintah segera memperbaikinya. Jangan sampai harus menunggu korban jiwa baru ada tindakan,” ujarnya.

Baca Juga  Gelar Silaturahmi dan Refleksi Akhir Tahun, Ini Rencana Forhati Makassar di 2025

Minta Perhatian Pemkab Aceh Timur

Keuchik Wan, sapaan akrab Irwansyah, berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui dinas terkait segera mengalokasikan anggaran untuk perbaikan.

Ia menegaskan perbaikan jembatan sangat mendesak agar aktivitas pendidikan, ibadah, dan ekonomi warga dapat berjalan aman dan lancar.

Warga Jambo Lubok mengaku sudah lama mengeluhkan kondisi jembatan tersebut. Namun hingga kini belum ada perbaikan permanen dari pemerintah daerah.

Mereka berharap keluhan ini segera direspons agar akses utama penghubung antar dusun tidak putus dan tidak mengorbankan keselamatan pengguna jalan.(Red/Sam)

Share :

Baca Juga

Wisuda 227 Lulusan, UIA Berikan Apresiasi Prodi Unggul Hadiah Umrah

BERITA

Penguatan Mutu Menuju 2030, UIA Gelar Wisuda Angkatan XXXVIII di Kampus Paya Lipah

ACEH

LITERASI BENCANA: Hampir Setahun Berlalu, 222 Ribu Jiwa di Aceh Timur Masih Menanti Jadup dan Isi Hunian di Tahap 10

ACEH

ABEH UBEE ABEH: Slogan Persiraja yang Harus Dibuktikan di Atas Lapangan, Bukan Sekadar Tulisan

BUDAYA

Kritik Budaya Literasi Semu, Teuku Muhammad Jamil Ajak Ubah Kebiasaan Berbagi Tautan Jadi Berbagi Pemahaman

BERITA

DPN Indonesia dan Pagar Nusa Siapkan 2.000 Beasiswa PKPA bagi Kader Sarjana Hukum

BERITA

Direktur PMMU Lepas Tiga Alumni untuk Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir

BERITA

Polri Ajak Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Online, Jaga Keamanan Digital

BERANDA

Data Terbaru BPBD: Kerusakan Gempa Bogor M 4,1 Melonjak dari 17 Jadi 253 Rumah