Home / BERITA / HUKUM / NASIONAL

Sabtu, 16 Mei 2026 - 04:31 WIB

10 Kasus Dugaan Korupsi Terbesar di Indonesia dengan Kerugian Triliunan Rupiah

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Sejumlah kasus dugaan korupsi yang ditangani aparat penegak hukum dalam satu dekade terakhir disebut menimbulkan kerugian negara hingga ratusan triliun rupiah. Berikut rangkuman 10 kasus dengan nilai kerugian terbesar berdasarkan data penyidikan dan dakwaan yang beredar di publik:

1. Pertamina BBM Oplosan 2018–2023 

Nilai kerugian: Rp968,5 triliun

Tersangka utama: Riva Siahaan, Yoki Firnandi, Maya Kusmaya, Edy Massaid

Status: Proses persidangan 2025. Jaksa menuntut Yoki Firnandi 16 tahun penjara dan Riva Siahaan 15 tahun penjara. Angka kerugian masih disebut sementara untuk periode 2023.

2. PT Timah 2015–2022 

Nilai kerugian: Rp300 triliun

Tersangka utama: Harvey Moeis, Helena Lim, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani

Status: Sidang berjalan di PN Jakarta Pusat. Jaksa menuntut Harvey 12 tahun penjara dan Helena 8 tahun penjara. Belum ada putusan berkekuatan hukum tetap.

3. Pembangunan Ibu Kota Negara 

Nilai proyek: Rp161 triliun, terdiri dari APBN Rp90 triliun dan swasta Rp72 triliun

Baca Juga  KPK Temukan 99% Proyek di Aceh Lewat Penunjukan Langsung, DPRA Minta Lembaga Antirasuah Beri Pembinaan

Status: Belum ada proses hukum. Kasus ini belum diusut ke tahap penyidikan.

4. BLBI 1997–1998 

Nilai kerugian: Rp138 triliun

Tersangka utama: Sjamsul Nursalim, Itjih Nursalim, Samadikun Hartono

Status: Sjamsul divonis 3 tahun penjara pada 202. Samadikun divonis 17 tahun in absentia dan masih buron. Penagihan aset masih berjalan secara perdata.

5. Duta Palma Sawit Ilegal 

Nilai kerugian: Rp104,1 triliun

Tersangka utama: Surya Darmadi

Status: Inkrah. Divonis 15 tahun penjara dan uang pengganti Rp2,2 triliun oleh MA pada 2023. Saat ini menjalani hukuman.

6. PT TPPI Kilang Tuban 

Nilai kerugian: Rp37,8 triliun

Tersangka utama: Raden Priyono, Bachtiar Abdul Fatah

Status: Inkrah. Raden Priyono divonis 16 tahun penjara pada 2013 dan telah selesai menjalani hukuman.

7. PT Asabri 

Nilai kerugian: Rp22,7 triliun

Tersangka utama: Benny Tjokrosaputro, Heru Hidayat, Adam Damiri

Status: Inkrah. Heru Hidayat divonis mati, Benny Tjokrosaputro seumur hidup, Adam Damiri 15 tahun penjara pada 2022.

Baca Juga  Polri Kembali Lantik 1.254 Bintara Menjadi Perwira

8. PT Jiwasraya

Nilai kerugian: Rp16,8 triliun

Tersangka utama: Benny Tjokrosaputro, Heru Hidayat, Hendrisman Rahim

Status: Inkrah. Heru Hidayat divonis mati, Benny Tjokrosaputro seumur hidup, Hendrisman 20 tahun penjara pada 2020.

9. Ekspor CPO Sawit 2022

Nilai kerugian: Rp12,8 triliun

Tersangka utama: Indrasari Wisnu Wardhana dan sejumlah pejabat korporasi

Status: Inkrah. Indrasari divonis 8 tahun penjara pada 2023. Perusahaan dikenai denda Rp250–500 miliar.

10. Pengadaan Pesawat Garuda

Nilai kerugian: Rp9,9 triliun

Tersangka utama: Emirsyah Satar, Hadinoto Nadjib

Status: Inkrah. Emirsyah divonis 8 tahun penjara pada 2020 dan bebas bersyarat pada 2024.

Catatan redaksi:  

Data kerugian dan status perkara di atas merujuk pada dakwaan, tuntutan, dan putusan pengadilan yang telah dipublikasikan. Beberapa kasus masih dalam proses persidangan sehingga status hukum para tersangka belum berkekuatan hukum tetap. Asas praduga tak bersalah tetap berlaku hingga ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. (AYD)

Share :

Baca Juga

HUKUM

Kronologi Penggerebekan Ma’had Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Santriwati Dibawa Dini Hari – Polisi: Pengembangan Kasus Pembakaran Warung

INTERNASIONAL

Veda Ega Pratama Kibarkan Merah Putih di Sepang, Start P8 Finish P2 Podium Terbaik Sepanjang Karir

EKONOMI & BISNIS

Pelindo Lhokseumawe Sosialisasikan Penyesuaian Tarif Layanan Kepelabuhanan 15 Persen

EDUKASI

BAZISMU Misbahul Ulum Salurkan Santunan Perdana bagi Santri Yatim Piatu

NASIONAL

CDA Soroti Penggambaran Sejarah Film Malahayati, Sutradara Tegaskan Karya Fiksi Sejarah
Siapkan Pemimpin Masa Depan, Anggota GenBI UIA Hadiri Capacity Building YELP 2026

BERITA

Siapkan Pemimpin Masa Depan, Anggota GenBI UIA Hadiri Capacity Building YELP 2026

HUKUM

Polri dan BNN Perkuat Kerja Sama dengan Tiongkok, Ungkap 1,2 Ton Sabu di Aceh

ACEH

AI Tak Bisa Gantikan Integritas Wartawan, Medco E&P dan BPMA Gelar Dialog dengan 33 Jurnalis Aceh Timur di Medan