Home / BERITA / EDUKASI

Rabu, 28 Agustus 2024 - 05:53 WIB

Hadapi Era ‘Post Truth’, Prodi Ilmu Komunikasi UMMAH Dorong Peningkatan Literasi Media

MEDIALITERASI.ID | BIREUEN – Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Mahakarya (UMMAH) Aceh menggelar kegiatan Seminar Peningkatan Literasi Media di Aula Kampus Induk Bireuen, Senin (26/8/2024).

Kegiatan ini mengusung tema ‘Transformasi Penyiaran di Era Digital’, kegiatan itu diisi oleh pemateri dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh.

Dalam paparannya, Komisioner KPI Aceh, Putri Novriza mengatakan, literasi media merupakan usaha KPI untuk menghadirkan program siaran yang berkualitas.

“Apalagi di era ‘Post Truth’, dimana orang akan lebih cenderung mempercayai informasi yang sesuai dengan keyakinan pribadi, tanpa didukung oleh fakta” kata Putri Novriza dalam paparan materinya.

“KPI menetapkan pedoman dan standar etika penyiaran yang harus diikuti oleh semua lembaga penyiaran. Ini termasuk aturan tentang perlindungan anak, penghormatan terhadap norma-norma sosial, dan kejujuran dalam penyajian informasi,” ujarnya.

Baca Juga  Komnas HAM Aceh Dorong PT Medco E&P Malaka Perkuat Perlindungan Warga Terdampak Operasi Migas

Menurutnya, melalui literasi media ini, mahasiswa diedukasi tentang program-program mana yang layak untuk ditonton dan mana yang tidak. Harapannya dengan hadirnya kesadaran yang baik, selera konsumsi siaran masyarakat pun jadi lebih baik.

“KPI juga berperan dalam pembinaan dan pengembangan lembaga penyiaran agar dapat menyajikan konten yang edukatif, informatif, dan menghibur dengan tetap mematuhi prinsip-prinsip penyiaran yang bertanggung jawab,” ungkapnya.

Selain itu, dosen Ilmu Komunikasi UMMAH, Irhaz Angga Denilza mengatakan, kepercayaan masyarakat terhadap institusi seperti media, pemerintah, dan ilmuwan telah menurun di banyak tempat.

“Di era post-truth, emosi dan keyakinan pribadi sering kali lebih berpengaruh daripada fakta objektif. Orang lebih mudah menerima informasi yang meneguhkan perasaan dan pandangan mereka, meskipun informasi tersebut tidak didukung oleh bukti,” katanya.

Baca Juga  Tidak Mendapatkan Keadilan, Kantor Pengacara Banjar Deli Akan Laporkan Polsek Medan Area Ke Bidpropam Poldasu

Kegiatan ini sekaligus penandatanganan kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh dan Komisi Penyiaran Indonesia Aceh.

Rektor UMMAH, Dr. H. Muharrir, Lc., M.Ag berharap, kerja sama ini dapat menjadi salah satu upaya untuk melahirkan generasi-generasi yang mampu menciptakan siaran-siaran berkualitas.

“Tentunya kita berharap dengan terjalinnya kerja sama ini dapat menghadirkan generasi-generasi yang berkiprah di bidang penyiaran, baik itu wartawan yang kredibel, maupun content creator yang berkualitas di era digital saat ini,” pungkasnya. [end@]

Share :

Baca Juga

BERITA

Xi Jinping Dekati Mesir di Tengah Gejolak Timur Tengah, China Perluas Pengaruh dan Tantang Dominasi AS

BERITA

Gunung Sinabung Naik Level III, 615 Warga Dievakuasi: Zona Bahaya Diperluas

BERITA

Pemerintah Buka Jalan bagi Rokok Ilegal Masuk Jalur Legal, Tolak Aturan Siap Diberantas

ACEH

55 Titik Panas Terdeteksi di Aceh, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Leuser Ditutup

ACEH

129,5 Hektare Sawah di Aceh Timur Diserang Tikus, Distara Salurkan Pestisida

BERITA

Bukan Sekadar Pelayanan Publik, ASN Disbudpar Aceh Pelopori Aksi Kemanusiaan

ACEH

Awal September Masih Kemarau, Aceh Masuk Zona Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang

BERITA

PSSI Aceh Cari Ketua Baru, Pendaftaran Bakal Calon Dibuka Hari Ini