Home / BERITA / NASIONAL / POLITIK

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:48 WIB

ULMWP Dukung Rekonsiliasi dan Penyatuan Kembali di Port Vila

MEDIALITERASI.ID | JAYAPURA – United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) menyatakan dukungan terhadap proses rekonsiliasi dan penyatuan kembali internal organisasi yang ditandai dengan penandatanganan pernyataan niat antara Octovianus Mote dan Benny Wenda di Port Vila, Vanuatu, pada 22 Agustus 2026.

Dukungan tersebut disampaikan Presiden Eksekutif ULMWP Menase Tabuni melalui Sekretaris Eksekutif ULMWP Markus Haluk. Menurut Markus, kesepakatan itu menjadi langkah strategis untuk memperkuat ULMWP sebagai wadah representasi persatuan nasional masyarakat Papua.

“Presiden Eksekutif ULMWP, Menase Tabuni, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas penandatanganan pernyataan niat tentang rekonsiliasi dan penyatuan kembali ULMWP antara Tuan Octovianus Mote dan Tuan Benny Wenda pada 22 Agustus 2026 di Port Vila, Vanuatu,” kata Markus kepada Suara Papua, Kamis (27/8/2026).

Proses rekonsiliasi tersebut difasilitasi Menteri Pemerintah Vanuatu Ralph Regenvanu bersama Utusan Khusus Pemerintah Vanuatu untuk Dekolonisasi dan Delimitasi Batas Maritim, Joe Natuman.

Baca Juga  Polri Bongkar Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools, Kerugian Capai Rp350 Miliar

Menase mengatakan rekonsiliasi dan persatuan internal ULMWP merupakan fondasi penting bagi perjuangan politik organisasi tersebut di tingkat nasional, regional, dan internasional.

Ia mengajak seluruh komponen, faksi, dan pendukung ULMWP di West Papua, Indonesia, kawasan regional, serta internasional untuk mendukung proses rekonsiliasi dan menyatukan langkah.

“Dari Jayapura, West Papua, saya Menase Tabuni, Presiden Eksekutif ULMWP, menyampaikan apresiasi atas kesepakatan rekonsiliasi dan menyerukan persatuan menjelang November 2026,” ujar Menase.

Menase juga mengapresiasi Pemerintah Vanuatu dan pihak lain yang terlibat dalam memfasilitasi proses tersebut, termasuk Ralph Regenvanu, Joe Natuman, serta Job Dalesa, Ketua Vanuatu Free West Papua Association.

Ia menyerukan seluruh pihak terkait menghadiri pertemuan rekonsiliasi dan persatuan yang direncanakan berlangsung di Port Vila pada November 2026.

Baca Juga  Buronan Interpol Red Notice Kasus Penipuan Online Internasional Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta

Wakil Presiden Eksekutif ULMWP Octovianus Mote turut mengajak seluruh pihak mengutamakan persatuan dalam proses rekonsiliasi.

“Kita adalah satu bangsa, satu perjuangan. Saya mengajak para pihak untuk datang ke Port Vila pada November 2026, duduk bersama, dan menyelesaikan perbedaan demi mempercepat kemerdekaan bangsa Papua,” kata Mote.

Mote berharap seluruh pihak mengikuti proses tersebut dengan itikad baik, kerendahan hati, saling menghormati, dan komitmen menjaga persatuan.

Pertemuan pada 22 Agustus 2026 di Port Vila mempertemukan pimpinan ULMWP dengan perwakilan Pemerintah Vanuatu. Pertemuan itu membahas perbedaan yang masih berlangsung di antara faksi-faksi ULMWP serta pentingnya mempertahankan dan memperkuat kerja sama.

Para pihak kemudian menyatakan komitmen untuk melanjutkan proses rekonsiliasi dan penyatuan kembali secara damai yang direncanakan berlangsung pada November 2026 di Vanuatu. (Rex Andru)

Share :

Baca Juga

BERITA

Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran 412 Butir Tramadol dan Hexymer

BERITA

Ketua KONI Aceh Saiful Bahri Terima Penghargaan Haornas 2026

ACEH

Pisah Sambut Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi kepada AKBP Aris Cai Dwi Susanto

BERITA

Isu Perceraian Mualem dan Bunda Salma Dibantah, Disebut Tidak Benar

BERITA

Ketua Sinode Baptis Papua: OAP Berasal dari Ras Melanesia dan Memiliki Identitas Budaya Papua

BERITA

Polda Metro Jaya Siagakan 17.800 Personel Amankan Laga Persija–Persib di GBK

BERITA

Jaga Iklim Usaha, Kapolri Perintahkan Jajaran Tindak Pungli dan Premanisme

BERITA

Menag Apresiasi Panggung Gembira Santri Misbahul Ulum di Lhokseumawe