MEDIALITERASI.ID | LAMPUNG – Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati, Lampung, akan menjadi panggung sejarah bagi Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI). Pada 21–22 September 2025, gedung ikonik ini akan menjadi tuan rumah Apel Akbar, Rapat Kerja Nasional (Rakernas), PWDPI Award, sekaligus peringatan HUT ke-3 PWDPI, yang dihadiri delegasi dari 30 provinsi seluruh Indonesia.
Momen akbar ini menjadi bukti keseriusan PWDPI mempererat silaturahmi, memperkuat jaringan kerja, dan menyatukan visi demi kemajuan dunia pers nasional. Rakernas akan menjadi forum evaluasi kinerja pengurus, pembahasan program strategis, dan penyusunan rencana aksi yang berorientasi pada keberdayaan organisasi.
Puncak acara akan ditandai dengan penganugerahan PWDPI Award, sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh, insan pers, dan mitra yang dinilai berkontribusi besar bagi perkembangan jurnalistik dan kebebasan pers di Tanah Air.
Tak hanya itu, agenda akan diperkaya dengan seminar nasional, diskusi panel, serta penandatanganan kerja sama strategis dengan unsur pemerintah, akademisi, dan lembaga swasta.
Ketua Umum PWDPI M Nurullah RS menegaskan, pemilihan Gedung Graha Bintang bukan sekadar pertimbangan teknis.
“Selain fasilitas yang lengkap, gedung ini representatif untuk menggelar acara berskala nasional. Lampung akan menjadi saksi lahirnya keputusan penting yang akan membawa PWDPI semakin solid dan bermanfaat bagi masyarakat”, ujarnya.
Dengan semangat persatuan dan profesionalisme, PWDPI menargetkan Rakernas dan HUT ke-3 ini menjadi momentum emas untuk mengokohkan peran wartawan sebagai pilar demokrasi dan agen perubahan positif. Dalam hitungan minggu, seluruh mata insan pers akan tertuju ke Lampung dimana pusat pertemuan Para Wartawan Duta Pena Indonesia. (PWDPI) dari Sabang hingga Merauke dilaksanakan. (Tim PWDPI)







