Tumbangkan SMA Peudawa di semifinal, Laskar Mon Sikureung siap rebut gelar juara
MEDIALITERASI.ID | IDI RAYEUK, Aceh Timur — SMA Negeri Idi Rayeuk memastikan langkah ke partai puncak Piala Bupati Aceh Timur Antar SMA 2026 setelah menaklukkan lawannya pada babak semifinal, Kamis 4 Juni 2026 di Lapangan Nicah Awe Simpang Ulim, Kamis 4 Juni 2026.
Kemenangan itu mengantarkan tim berjuluk “Laskar Mon Sikureung” ke laga final untuk memperebutkan gelar juara. Atmosfer pertandingan berlangsung panas dengan dukungan penuh suporter dari sisi lapangan.
Dalam laga semifinal, SMA Negeri Idi Rayeuk menang tipis lewat Pinalty setelah bermain draw (2-2) dalam waktu Normal atas tim kuat SMAN Peudawa. Satu gol kemenangan didapat setelah salah seorang pemain Peudawa gagal lakukan eksekusi Pinalty.
Pelatih SMA Negeri Idi Rayeuk, Muhammat Yasak, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya. Ia menyebut disiplin dan kekompakan tim jadi kunci lolos ke final.
“Anak-anak bermain sesuai instruksi. Mereka tidak gentar meski ditekan. Ini hasil dari kerja keras latihan selama dua bulan terakhir,” ujar pelatih usai laga.
Kapten tim, Muhammad Sultan Aibi nomor punggung 7, mengaku bangga bisa membawa sekolahnya ke final. Ia berjanji timnya akan tampil maksimal di laga puncak.
“Kami dedikasikan kemenangan ini untuk guru dan seluruh warga Idi Rayeuk. Di final nanti kami akan berjuang sampai peluit akhir,” katanya.
Panitia pelaksana menyebut laga final akan digelar Sabtu 6 Juni 2026 di lapangan yang sama. Lawan SMA Negeri Idi Rayeuk di final adalah SMAN 1 Peurelak yang melangkah ke final setelah membungkam SMAN Ranto Peureulak dengan skor tipis 1-0.
Kepala Sekolah SMA Negeri Idi Rayeuk menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tim. Ia berharap final nanti menjadi ajang pembuktian sportivitas pelajar Aceh Timur.
“Ini bukan hanya soal menang atau kalah. Tapi bagaimana anak-anak menunjukkan mental juara dan menjaga nama baik sekolah,” ujarnya.
Dengan lolosnya SMA Negeri Idi Rayeuk, final Piala Bupati Aceh Timur dipastikan berlangsung sengit. Publik Idi Rayeuk kini menanti sejarah: mampukah “Laskar Mon Sikureung” mengangkat trofi juara. (AYD)







