Asnah dapat mesin jahit dan uang jajan. Bupati: Semangat pantang menyerahnya inspirasi generasi muda
MEDIALITERASI.ID | IDI RAYEUK, Aceh Timur — Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky. Ia memberikan bantuan langsung kepada Asnah, siswi yatim yang viral di media sosial karena rutin mengayuh sepeda dari Desa Dama Pulo ke SMA di Kota Idi Rayeuk untuk menuntut ilmu.
Kisah Asnah menarik perhatian publik setelah foto dan video perjuangannya berangkat sekolah dengan sepeda dayung tersebar luas. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia tetap bersemangat mengejar pendidikan demi meraih cita-cita.
Mengetahui kondisi itu, Bupati memerintahkan jajarannya menghadirkan Asnah bersama ibunya ke Pendopo Bupati. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, Al-Farlaky menyerahkan bantuan berupa satu unit mesin jahit dan uang jajan untuk kebutuhan sehari-hari serta menopang perekonomian keluarga.
“Bantuan ini bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada anak-anak yang punya semangat besar meraih pendidikan, meski hidup dalam keterbatasan. Semoga meringankan beban keluarga dan jadi penyemangat Asnah untuk terus belajar,” ujar Al-Farlaky, Rabu 4 Juni 2026.
Menurut Bupati, perjuangan Asnah adalah contoh nyata semangat pantang menyerah yang layak jadi inspirasi generasi muda Aceh Timur. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama memperhatikan anak yatim dan keluarga kurang mampu yang butuh dukungan.
Asnah dan ibunya mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian Bupati. Mesin jahit yang diberikan diharapkan menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga mereka.
Langkah cepat Bupati Al-Farlaky mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Banyak pihak menilai tindakan itu sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang berjuang mempertahankan pendidikan di tengah sulitnya ekonomi.
Dengan bantuan tersebut, diharapkan Asnah dapat melanjutkan pendidikan lebih baik dan mewujudkan cita-citanya ke depan. Pemerintah daerah menegaskan akan terus memantau perkembangan Asnah dan siswa kurang mampu lainnya agar tidak tertinggal dari hak pendidikan. (AYD)







