Home / BERITA / HUKUM

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:58 WIB

Dua dari Tiga Terduga Kasus Kematian Lansia di Aceh Utara Diamankan Polres Lhokseumawe

MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA – Polres Lhokseumawe mengamankan dua dari tiga terduga yang diduga terlibat dalam kasus kematian Aminah (70), seorang perempuan lanjut usia warga Gampong Guha Uleue, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara. Sementara satu terduga lainnya masih dalam pencarian aparat kepolisian.

Keuchik Gampong Guha Uleue, Abdullah Ibrahim, mengatakan dua terduga yang telah diamankan masing-masing berinisial MR dan NS. Adapun satu terduga lainnya berinisial KH hingga kini masih dalam pencarian.

Menurut Abdullah, informasi mengenai dugaan keterlibatan para terduga diperolehnya dari perkembangan informasi yang diterimanya dari keluarga korban serta pihak yang mengikuti proses penanganan perkara tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, MR dan NS diduga telah merencanakan pengambilan harta benda milik korban sebelum kejadian. Dalam dugaan tersebut, MR disebut berperan mengalihkan perhatian korban agar dua terduga lainnya dapat memasuki rumah korban.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, mereka diduga telah merencanakan pengambilan harta benda korban sebelumnya. MR diduga bertugas mengelabui korban agar dua terduga lainnya bisa masuk ke dalam rumah,” kata Abdullah.

Baca Juga  Wamentan Sudaryono Kunjungi PT Pupuk Iskandar Muda

Ia menambahkan, ketiga terduga masih memiliki hubungan kekeluargaan dan merupakan warga Gampong Guha Uleue. Korban diketahui tinggal seorang diri dan tidak memiliki anak.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh kerabat korban yang datang ke rumah untuk meminta jeruk nipis. Namun, saat dipanggil, korban tidak memberikan jawaban. Karena tidak mendapat respons, saksi kemudian mengintip ke dalam rumah dan melihat korban terbaring telentang tanpa bergerak.

Temuan tersebut segera dilaporkan kepada warga setempat. Warga kemudian mendatangi lokasi dan membongkar jendela serta pintu rumah yang terkunci. Setelah berhasil masuk, korban ditemukan telah meninggal dunia.

Menurut Abdullah, saat ditemukan terdapat lebam pada bagian leher dan wajah korban. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Cut Meutia untuk dilakukan visum sebelum dipulangkan ke rumah duka.

Baca Juga  Disnaker Mobduk Aceh Latih Warga Desa Aunan Sepakat Budidaya Lebah Kelulut

Selain itu, Abdullah mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga, sejumlah harta benda milik korban dilaporkan hilang, berupa perhiasan emas yang diperkirakan mencapai 15 hingga 20 mayam serta uang tunai sekitar Rp20 juta.

“Hilangnya barang-barang tersebut kini turut didalami oleh penyidik dalam proses penyelidikan kasus ini,” ujarnya.

Hingga saat ini, Polres Lhokseumawe masih mendalami motif, kronologi, dan peran masing-masing terduga. Sementara itu, masyarakat setempat mengaku lega setelah dua terduga berhasil diamankan dan berharap terduga lainnya segera ditangkap.

Meski demikian, seluruh dugaan keterlibatan para terduga masih dalam proses penyidikan. Penetapan status hukum dan pembuktian perkara sepenuhnya menjadi kewenangan pihak kepolisian dan proses peradilan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Lhokseumawe belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyidikan, status hukum para terduga, maupun hasil visum terhadap korban. (EQ)

Share :

Baca Juga

BERANDA

Veda Ega Kena Long Lap Penalty, Misi Bangkit di Moto3 HungarianGP Makin Berat

BERANDA

WASPADA! Modus “Telepon Hening” Incar Warga Jakarta, Kominfo: Jangan Bilang “Halo” Dulu

ACEH

Kapolsek Pantee Bidari Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Puting Beliung di Aceh Timur

ACEH

DRAMA PENALTI! SMA N 1 Idi Rayeuk Kunci Mahkota Piala Bupati Al-Farlaky 2026

BERANDA

AS Tolak Visa Staf Timnas Iran, Teheran Tuding Diskriminasi Jelang Piala Dunia 2026

ACEH

Dana Stimulan Rumah Rusak Aceh Timur Cair Rp10,9 Miliar untuk 632 Unit

BERANDA

FIM Diskualifikasi Adrian Fernandez 6 Balapan, Poin Moto3 2026 Anjlok dari 90 ke 13

ACEH

Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Bantu Siswi Yatim yang Viral Kayuh Sepeda ke Sekolah