MEDIALITERASI.ID | ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si memimpin rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Manajemen UPTD RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak, Rabu (22/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus mengalami peningkatan.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa setiap program pembangunan maupun pembenahan fasilitas rumah sakit harus dikawal secara serius agar seluruh target yang telah direncanakan dapat tercapai tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kita ingin mendengar setiap progres pembangunan. Seluruh pekerjaan harus dikawal dan diawasi dengan baik agar target yang telah ditetapkan benar-benar tercapai,” tegas Al-Farlaky.
Selain membahas progres pembangunan, Bupati juga memberi perhatian terhadap pengelolaan aset rumah sakit. Ia meminta seluruh kendaraan operasional maupun aset yang sudah rusak dan tidak layak pakai segera didata serta dilaporkan kepada Bidang Aset Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk diproses sesuai ketentuan, termasuk mekanisme lelang.
“Kalau ada kendaraan operasional yang sudah rusak berat dan tidak bisa dimanfaatkan lagi, segera laporkan ke bagian aset agar dapat diproses untuk dilelang. Langkah ini penting sehingga pemerintah memiliki ruang untuk melakukan pengadaan ambulans maupun kendaraan operasional baru yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, Bupati juga meminta manajemen rumah sakit menyiapkan data secara menyeluruh sebagai dasar evaluasi dan pengambilan kebijakan. Data yang diminta meliputi laporan keuangan rumah sakit yang mencakup pendapatan dan biaya operasional, jumlah aparatur yang terdiri atas Pegawai Negeri Sipil (PNS), PPPK penuh waktu, PPPK paruh waktu, serta tenaga kontrak atau tenaga bhakti.
Selain itu, evaluasi juga mencakup manajemen logistik berupa ketersediaan obat-obatan dan alat kesehatan, serta manajemen aset yang meliputi jumlah ruangan, kendaraan operasional, hingga kondisi alat kesehatan yang masih layak maupun yang sudah tidak layak digunakan.
Bupati berharap melalui monitoring dan evaluasi secara berkala, tata kelola RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak semakin profesional, transparan, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, berkualitas, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat Aceh Timur.
“Rumah sakit adalah wajah pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Karena itu, seluruh aspek, mulai dari pembangunan, pengelolaan keuangan, sumber daya manusia, logistik hingga aset harus dikelola secara baik, tertib, demi mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat,” demikian tutup Al-Farlaky.(Red/Sam)







