Home / BERANDA / BERITA / HUKUM / MANACANEGARA

Senin, 7 September 2026 - 11:41 WIB

Rubio: AS Tak Wajib Lindungi Dunia Selamanya, PM Spanyol Balas: Siapa Suruh Serang Iran?

MEDIALITERASI.ID | WASHINGTON — Pernyataan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio yang menyebut bukan tugas Amerika Serikat untuk “melindungi seluruh planet selamanya” memicu perdebatan panas dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez.

Perselisihan itu kini viral di media sosial dan menyeret isu kebijakan AS terhadap Iran ke permukaan.

Rubio dalam pernyataannya menegaskan kebijakan luar negeri AS harus mengutamakan kepentingan nasional Amerika, bukan bertindak seperti “badan amal global”.

“AS tidak bisa dan tidak wajib menjaga keamanan seluruh dunia selamanya,” ujar Rubio, seraya menekankan prinsip pembagian beban dengan sekutu.

Sánchez: Siapa yang Suruh Serang Iran?

Balasan Sánchez langsung menjadi sorotan. PM Spanyol itu secara terbuka menyebut kampanye AS-Israel terhadap Iran sebagai tindakan ilegal.

Baca Juga  Unimal Buka Pendaftaran Program Magister Ilmu Komunikasi Mulai 7 Agustus 2025

“Lalu siapa yang menyuruh Anda memulai perang ilegal melawan Iran?” kata Sánchez dalam pernyataan yang ramai dikutip warganet.

Sánchez juga menegaskan Spanyol menolak penggunaan pangkalan militer dan wilayah udaranya untuk operasi terkait Iran. Ia memastikan Madrid tidak akan terlibat dalam konflik tersebut.

Perbedaan Pendekatan Kebijakan Luar Negeri

Perdebatan Rubio-Sánchez mencerminkan jurang perbedaan pendekatan antara Washington dan sejumlah sekutu Eropa.

Di satu sisi, AS di bawah Rubio mendorong narasi “America First” dan pembagian beban pertahanan. Di sisi lain, Sánchez mempertanyakan legitimasi perang yang dilancarkan Washington, dan mengapa kini dunia diminta tidak berharap AS terus menjadi “polisi dunia”.

Baca Juga  Gubsu Tegaskan Perangi Narkoba, Polda Sumut Gencar Razia — Wali Kota Siantar dan Bupati Batubara Bungkam

“Satu pihak berbicara tentang kepentingan nasional dan pembagian beban. Pihak lain bertanya mengapa Washington melancarkan perang yang sekarang dikatakan dunia tidak seharusnya mengharapkan Amerika untuk terus mengawasinya selamanya,” demikian dinamika yang tergambar dari pertukaran pernyataan keduanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi lebih lanjut dari Departemen Luar Negeri AS terkait penolakan Spanyol atas penggunaan wilayahnya. (*)

Share :

Baca Juga

BERANDA

Bukan Didepak, Ini Alasan Nama Veda Ega Pratama Hilang di Daftar Sementara Moto3 2027

HUKUM

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK: Apa Syarat Pemakzulan Wapres Menurut Konstitusi?

BERITA

Kunjungan Pasien Capai 150 Orang per Hari, Puskesmas Kuta Makmur Kekurangan Tempat Tidur Rawat Inap

BERANDA

Mendagri Berhentikan Bupati Gowa Sitti Husniah, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Sebagai Plt Bupati

ACEH

RSUD Zubir Mahmud Pastikan Belum Ada Pasien Sesak Napas Akibat Kabut Asap di Aceh Timur

BERITA

Mukhlis Puna Bekali 27 Santri Misbahul Ulum dengan Keterampilan Jurnalistik

ACEH

Perayaan Maulid di Gampong Sagoe Muara Tiga Ricuh, Bendera Aceh Diturunkan Aparat di Area Masjid

ACEH

Waspada! Langit Idi Rayeuk Mulai Berkabut, Asap Tebal dari Palembang dan Jambi Sampai ke Aceh Timur