Home / BERITA / NASIONAL

Senin, 7 September 2026 - 08:53 WIB

Mahasiswa Trisakti Puji Kapolri, Nilai Demokrasi Makin Kuat di Era Listyo Sigit

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Koordinator Presidium Persatuan Pemuda Aceh Serantau, Rifqi Maulana, menyatakan dukungannya terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trisakti asal Aceh itu menilai generasi muda memiliki peran penting dalam memperkuat keamanan, demokrasi, dan persatuan nasional.

Dukungan tersebut disampaikan Rifqi dalam Forum Kebangsaan Merah Putih bertajuk “Suara Masyarakat untuk Polri”. Menurutnya, hubungan antara Polri dan masyarakat perlu terus diperkuat melalui komunikasi yang terbuka serta partisipasi aktif seluruh elemen bangsa.

Rifqi menilai kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah menempatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebagai bagian penting dalam menjaga stabilitas kehidupan nasional. Ia menegaskan, keberhasilan menjaga keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat.

Baca Juga  Sesepuh Ponpes Buntet Apresiasi Kapolri yang Sukses Amankan Mudik Lebaran

“Menjaga keamanan Indonesia bukan hanya tugas Polri. Mahasiswa punya tanggung jawab, masyarakat punya tanggung jawab, kita semua punya tanggung jawab,” ujar Rifqi.

Ia mengatakan generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Mahasiswa, kata dia, harus berani menyampaikan gagasan, memberikan kritik, sekaligus menawarkan solusi dengan tetap menghormati hukum dan institusi negara.

“Kami ingin menjadi generasi yang menyampaikan pendapat dengan mengedepankan etika dan adab. Berani mengoreksi, tetapi tidak menanam kebencian,” tegasnya.

Rifqi juga memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang dinilainya terus bekerja menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami menghargai dan menghormati setiap anggota kepolisian yang bekerja dengan tulus menjaga keamanan, berdiri di tengah masyarakat, dan mengabdikan dirinya kepada bangsa ini,” tuturnya.

Menurut Rifqi, dukungan masyarakat terhadap Polri tidak berarti menghilangkan sikap kritis. Sebaliknya, masyarakat, mahasiswa, dan pemuda harus dapat menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Baca Juga  Balita Penderita Cerebral Palsy Kembali Dirujuk Ke RSUZA Banda Aceh

Ia berharap komunikasi antara mahasiswa, pemuda, masyarakat, dan Polri dapat semakin terbuka dan konstruktif. Dengan demikian, setiap kritik dan perbedaan pandangan dapat menjadi bagian dari proses demokrasi yang sehat.

“Persatuan tidak boleh menjadi cita-cita yang kehilangan pijakan. Kita harus bersama-sama merawat kamtibmas, menjaga persatuan, dan memastikan perbedaan menjadi kekuatan bangsa,” pungkasnya.

Bagi Rifqi, keterlibatan generasi muda dalam menjaga keamanan dan persatuan merupakan bagian penting dalam memperkuat kehidupan demokrasi di Indonesia. Ia menilai mahasiswa dapat mengambil peran sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan, demokrasi, dan persatuan nasional. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

Terus Berikhtiar untuk Rakyat! Bupati Iskandar Al-Farlaky Konsisten Perjuangkan Bantuan Jadup Korban Banjir

BERITA

45 Santri Misbahul Ulum Tampilkan Silat Tapak Suci pada Hari Santri Nasional 2026

BERITA

Polda Metro Jaya Sita Lebih dari 7 Juta Butir Obat Keras Ilegal, 16 Orang Diamankan

ACEH

Bantuan UMKM Pusat di Aceh Timur Dikeluhkan, Pedagang Kecil Keluhkan Syarat Administrasi NIB

ACEH

Hadiri Maulid dan Pengajian Asy-Syifa, Wabup Aceh Timur Ajak Ulama Perkuat Dakwah Etika Bermedsos

ACEH

Bupati Aceh Timur Pastikan Kembali ke Jakarta November, Tagih Bantuan Jadup dan Stimulan Banjir

ACEH

Bunda PAUD Julok Sambangi SD/MI Ajarkan Edukasi Konservasi Sejak Dini

ACEH

Bupati Al-Farlaky Timbun 1.200 Meter Jalan Lhok Dalam–Panton Rayeok M