Manajer Tim Hiroshi Aoyama: “Bukan hasil yang kami harapkan. Kami akan evaluasi dan bangkit di seri berikutnya”
MEDIALITERASI.ID | Motegi, Prefektur Tochigi, Jepang — Akhir pekan Moto3 di Sirkuit MotorLand Aragón berakhir mengecewakan bagi Honda Team Asia. Dua pembalapnya, Veda Ega Pratama dan Zen Mitani, sama-sama gagal meraih hasil optimal akibat masalah grip dan konsistensi sepanjang balapan.
Manajer Tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengakui hasil di Aragón jauh dari target tim.
“Ini adalah balapan yang sangat berat bagi kedua pembalap. Kami mengira ceritanya dan hasilnya akan sangat berbeda, namun sayangnya kedua pembalap mengalami masalah yang berbeda selama balapan,” ujar Aoyama, Minggu (4/9/2026).
Veda Kesulitan di Paruh Kedua Balapan
Aoyama menyebut Veda Pratama sebenarnya tampil kompetitif pada paruh pertama balapan. Namun memasuki pertengahan lomba, pembalap asal Indonesia itu mulai kehilangan daya cengkeram ban.
“Dari pertengahan balapan Veda mulai mengalami kendala saat menghentikan motor dan melakukan beberapa kesalahan. Hal itu membuatnya kehilangan banyak posisi serta konsistensi,” jelas Aoyama.
Masalah grip yang memudar membuat Veda kesulitan menjaga ritme dan akhirnya merosot posisinya hingga finis.
Zen Mitani Terkendala Cedera Tangan
Sementara itu, Zen Mitani menghadapi tantangan berbeda. Baru kembali balapan setelah absen dua bulan, pembalap Jepang itu berupaya mengembalikan feeling berkendara.
“Zen mengalami situasi yang berbeda. Setelah dua bulan absen dari balapan, dia fokus untuk mengembalikan feeling-nya, tetapi selama balapan dia mulai melakukan kesalahan dan kehilangan catatan waktu lap,” kata Aoyama.
Situasi semakin sulit karena Zen merasakan ketidaknyamanan pada tangannya. “Dia juga merasakan ketidaknyamanan pada tangannya selama balapan, yang membuatnya lebih sulit untuk mengendalikan motor,” tambah Aoyama.
Karena masalah tersebut, tim akan membawa Zen untuk pemeriksaan lebih lanjut di Barcelona agar bisa diketahui penyebab pastinya.
Evaluasi Menuju Seri Berikutnya
Aoyama menegaskan masalah yang dialami kedua pembalap tidak terdeteksi saat sesi latihan sehari sebelumnya.
“Kami tidak mendapati masalah ini kemarin, jadi ini adalah sesuatu yang tidak terduga,” ucapnya.
Secara keseluruhan, Aoyama menyebut Aragón sebagai akhir pekan yang sulit. Tim kini akan fokus melakukan analisis mendalam untuk memahami akar masalah dan melakukan perbaikan.
“Secara keseluruhan, Aragón adalah akhir pekan yang sulit dan bukan hasil yang kami harapkan. Sekarang kami perlu menganalisis masalah-masalah ini dengan baik, memahami apa yang terjadi, dan bangkit kembali dengan lebih baik di balapan berikutnya,” tutupnya.
Balapan Moto3 berikutnya akan menjadi ujian bagi Honda Team Asia untuk bangkit dan mengembalikan performa Veda Pratama dan Zen Mitani ke jalur podium. (*)







