Home / ACEH / BERANDA / BERITA

Sabtu, 5 September 2026 - 15:59 WIB

Aceh Timur Siaga Hujan Sedang Sampai Deras Hingga Pertengahan September, Waspada Banjir dan Longsor

Ilustrasi

BMKG Malikussaleh: Gelombang Ekuatorial Rossby picu pertumbuhan awan hujan di hampir seluruh kecamatan

Medialiterasi.id | Aceh Timur — Kabupaten Aceh Timur masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras hingga pertengahan September 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Malikussaleh mengimbau warga mewaspadai banjir, genangan air, dan tanah longsor.

Prakirawan BMKG Malikussaleh Kharendra Muiz mengatakan, kondisi atmosfer saat ini dipengaruhi aktivitas Gelombang Ekuatorial Rossby, belokan angin, serta konvergensi massa udara. Kombinasi itu memicu pertumbuhan awan hujan di wilayah Aceh, khususnya Aceh Timur.

“Kombinasi faktor-faktor atmosfer tersebut membuat potensi hujan di Aceh Timur masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan,” ujar Kharendra kepada medialiterasi.id, Jumat (4/9/2026).

Baca Juga  KPK Bongkar! Duit ke Menhut Raja Juli Diduga Hasil Potong Gaji 900 Petani Kuansing

Hampir Seluruh Kecamatan Berpotensi Hujan

Berdasarkan analisis BMKG, hujan berpotensi mengguyur hampir seluruh wilayah Aceh Timur. Sejumlah kecamatan yang diprakirakan terdampak antara lain Darul Aman, Idi Rayeuk, Birem Bayeun, Serbajadi, Nurussalam, Peureulak, Rantau Selamat, Rantau Peureulak, Pante Bidari, Indra Makmu, Idi Tunong, Banda Alam, Peudawa, Peureulak Timur, Peureulak Barat, Sungai Raya, Darul Ihsan, Idi Timur, dan Peunaron.

Cakupan hujan juga diperkirakan meluas ke Julok, Simpang Ulim, Madat, Simpang Jernih, dan Darul Falah dalam beberapa hari mendatang.

Baca Juga  End The Summer with Serenity at Calabash Cove Resort And Spa

Imbauan Kewaspadaan

Kharendra meminta masyarakat yang tinggal di dataran rendah dan bantaran sungai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan genangan. Warga di daerah perbukitan juga diminta waspada tanah longsor akibat curah hujan tinggi.

Ia juga mengingatkan nelayan dan pengendara agar memantau perkembangan cuaca terkini. “Jangan memaksakan diri melaut atau bepergian saat kondisi cuaca ekstrem terjadi,” katanya.

BMKG Malikussaleh menyatakan akan terus memperbarui informasi prakiraan cuaca secara berkala melalui kanal resmi agar masyarakat dapat mengambil langkah antisipasi lebih awal. (*)

Share :

Baca Juga

Wisuda 227 Lulusan, UIA Berikan Apresiasi Prodi Unggul Hadiah Umrah

BERITA

Penguatan Mutu Menuju 2030, UIA Gelar Wisuda Angkatan XXXVIII di Kampus Paya Lipah

ACEH

LITERASI BENCANA: Hampir Setahun Berlalu, 222 Ribu Jiwa di Aceh Timur Masih Menanti Jadup dan Isi Hunian di Tahap 10

ACEH

ABEH UBEE ABEH: Slogan Persiraja yang Harus Dibuktikan di Atas Lapangan, Bukan Sekadar Tulisan

BUDAYA

Kritik Budaya Literasi Semu, Teuku Muhammad Jamil Ajak Ubah Kebiasaan Berbagi Tautan Jadi Berbagi Pemahaman

BERITA

DPN Indonesia dan Pagar Nusa Siapkan 2.000 Beasiswa PKPA bagi Kader Sarjana Hukum

BERITA

Direktur PMMU Lepas Tiga Alumni untuk Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir

BERITA

Polri Ajak Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Online, Jaga Keamanan Digital

BERANDA

Data Terbaru BPBD: Kerusakan Gempa Bogor M 4,1 Melonjak dari 17 Jadi 253 Rumah