Home / BREAKING NEWS / MANACANEGARA

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:32 WIB

BPW KKLR Sulsel Desak Pemerintah RI Tempuh Langkah Diplomatik untuk WNI yang Ditahan Israel


MEDIALITERASI.ID
| MAKASSAR
– Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Luwu Raya (BPW KKLR) Provinsi Sulawesi Selatan mendesak Pemerintah Republik Indonesia segera mengambil langkah diplomatik terkait penahanan relawan kemanusiaan asal Kabupaten Luwu, Andi Angga Prasadewa, yang dilaporkan ditahan oleh militer Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza.

Desakan tersebut disampaikan melalui pernyataan sikap resmi BPW KKLR Sulsel yang diterbitkan di Makassar, Rabu (20/5/2026), menyusul laporan mengenai penahanan sejumlah relawan kemanusiaan dan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi internasional menuju Jalur Gaza.

Dalam pernyataan tersebut, BPW KKLR Sulsel menyampaikan keprihatinan mendalam dan solidaritas kepada Andi Angga Prasadewa serta seluruh WNI yang dilaporkan ikut ditahan dalam misi kemanusiaan tersebut.

“BPW KKLR Sulsel menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus solidaritas penuh kepada saudara Andi Angga Prasadewa beserta seluruh Warga Negara Indonesia yang mengalami penahanan dalam misi kemanusiaan tersebut,” demikian isi pernyataan resmi organisasi tersebut.

Andi Angga Prasadewa diketahui merupakan warga Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Ia tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla 2026, sebuah misi kemanusiaan yang membawa bantuan bagi masyarakat Gaza. Namun, kapal yang ditumpanginya dilaporkan dicegat oleh militer Israel di kawasan Mediterania Timur.

Baca Juga  Jurnalis Gaza Saleh Aljafarawi Meninggal Terkena Peluru, Dunia Jurnalisme Berduka

BPW KKLR Sulsel menilai keterlibatan Andi Angga dan para relawan lainnya dalam misi kemanusiaan merupakan bentuk kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan universal yang sejalan dengan amanat konstitusi Indonesia untuk ikut serta mewujudkan perdamaian dunia.

Karena itu, organisasi tersebut meminta Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Luar Negeri, segera mengambil langkah diplomatik yang cepat, serius, dan terukur guna memastikan keselamatan seluruh WNI yang berada dalam rombongan tersebut.

“BPW KKLR Sulsel mendesak Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Luar Negeri RI, untuk mengambil langkah diplomatik yang cepat, serius, dan terukur guna memastikan keselamatan seluruh WNI yang ditahan, termasuk Andi Angga Prasadewa,” tulis BPW KKLR Sulsel dalam pernyataannya.

Selain pemerintah pusat, BPW KKLR Sulsel juga meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan turut berperan aktif dalam memberikan perhatian dan pendampingan kepada keluarga Andi Angga di daerah serta melakukan koordinasi dengan instansi terkait.

Baca Juga  Banjir Kepung Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara

Organisasi masyarakat Luwu Raya tersebut juga mengajak masyarakat Sulawesi Selatan dan seluruh bangsa Indonesia untuk mendoakan keselamatan para relawan kemanusiaan agar dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat.

BPW KKLR Sulsel menegaskan bahwa kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan merupakan bagian dari nilai siri’ na pacce, yang selama ini menjadi landasan solidaritas dan kepedulian sosial masyarakat Luwu Raya.

Pernyataan sikap tersebut ditandatangani oleh Ketua BPW KKLR Sulsel, Hasbi Syamsu Ali, dan Sekretaris BPW KKLR Sulsel, Asri Tadda, sebagai bentuk dukungan moral terhadap Andi Angga Prasadewa dan seluruh WNI yang tengah menghadapi situasi tersebut di luar negeri.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak otoritas Israel terkait laporan penahanan tersebut. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri juga belum menyampaikan pernyataan resmi terkait perkembangan kasus dimaksud. (EQ)

Share :

Baca Juga

BERITA

Finis P4 di Le Mans, Veda Ega Pratama Jadi Satu-satunya Asia di 5 Besar Klasemen Moto3 2026

BERITA

Program MBG Dilirik Investor China, 1.000 Dapur Siap Dibangun di Indonesia

BERITA

Suhu Makkah Capai 39°C, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Waspada Dehidrasi

BERITA

KJRI Jeddah Konfirmasi Penangkapan 7 WNI Terkait Promosi Haji Ilegal

BERITA

Diaspora Aceh di Harrisburg Resmikan Meunasah Pertama di Amerika Serikat

BERITA

Pengungkapan Pembantaian Tadamon dan Sidang Pejabat Keamanan, Suriah Masuki Babak Baru

BERITA

Iran Tawarkan Imbalan Rp1 Miliar untuk Tangkap Awak Jet Tempur AS yang Jatuh

BERITA

Satu Prajurit TNI Gugur, Tiga Terluka Akibat Serangan Artileri di Lebanon Selatan