Home / BERANDA / BERITA / MANACANEGARA / OLAHRAGA

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:57 WIB

FIFA Jelaskan Alasan Gol Mesir Dianulir dan Penalti Salah Ditolak di Laga Kontra Argentina

_Ketua Komite Wasit Pierluigi Collina buka suara soal keputusan kontroversial wasit Prancis François Letexier di 16 besar Piala Dunia 2026_

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA — Federasi Sepak Bola Internasional FIFA akhirnya mengeluarkan klarifikasi resmi terkait dua keputusan wasit yang memicu protes besar pada laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Mesir.

Pertandingan yang dimenangkan Argentina 3-2 itu diwarnai kontroversi setelah gol Mesir dianulir dan timnas Mesir tidak mendapat hadiah penalti untuk Mohamed Salah beberapa detik sebelum gol ketiga Argentina tercipta.

Melalui situs resmi FIFA, Kamis, Ketua Komite Wasit FIFA Pierluigi Collina menjelaskan dasar keputusan tersebut. Biasanya FIFA tidak mengomentari kasus individual saat turnamen berlangsung. Namun menurut Collina, besarnya perdebatan membuat pihaknya perlu memberi penjelasan.

Alasan Gol Mesir Dianulir VAR: Collina menegaskan gol Mesir dianulir karena adanya pelanggaran di fase awal serangan.

“Dalam pertandingan Argentina melawan Mesir, pemain Mesir Marwan Attia dengan jelas menginjak kaki Lisandro Martínez,” ujar Collina.

Baca Juga  Rencana Penempatan Pengungsi Rohingya di Kaway XVI di Protes Warga

Ia menjelaskan mekanisme kerja VAR. Setelah gol tercipta, wasit video akan meninjau seluruh proses serangan. Jika ditemukan pelanggaran yang berdampak langsung pada gol, maka wasit video akan merekomendasikan peninjauan di layar.

“Tidak ada batasan waktu atau jarak tertentu antara pelanggaran dan gol agar hal tersebut dapat dipertimbangkan,” kata Collina.

“Dari sudut pandang kami, pelanggaran tetaplah pelanggaran, terlepas dari seberapa jelas pelanggaran tersebut. Dan jika wasit di lapangan tidak melihatnya, maka wasit video berhak untuk campur tangan.”

Mengapa Salah Tidak Dapat Penalti: Collina juga menyoroti insiden tuntutan penalti Mesir saat Salah berduel dengan Julián Álvarez sebelum Argentina mencetak gol ketiga.

Menurutnya, wasit dan wasit video menilai kontak itu sebagai kontak wajar dalam sepak bola.

“Menginjak kaki lawan dianggap sebagai pelanggaran. Namun jika bek menyentuh bola terlebih dahulu lalu terjadi kontak fisik yang wajar setelahnya, maka tidak ada pelanggaran,” jelasnya.

FIFA bahkan mempublikasikan sudut pengambilan gambar baru yang menunjukkan Álvarez menyentuh bola lebih dulu sebelum terjadi kontak dengan kapten Mesir itu. Collina menambahkan, Salah juga tidak melanjutkan protes dan langsung kembali membantu pertahanan.

Baca Juga  BERJUTA SUJUD DI PIALA DUNIA 2026: SAAT ISLAM JADI KEKUATAN BARU SEPAKBOLA GLOBAL

Keputusan Wasit Picu Perbedaan Pendapat: Keputusan wasit asal Prancis, François Letexier, sebelumnya memicu reaksi beragam. Sejumlah legenda seperti Alan Shearer, Gary Neville, Roy Keane, hingga mantan pemain Argentina Claudio López menilai Mesir dirugikan.

Sebaliknya, pakar wasit Inggris Graham Scott menilai gol Mesir seharusnya sah. Sementara jaringan analisis “Archivo Far” menilai keputusan menganulir gol dan penggunaan VAR sudah tepat.

Menutup pernyataannya, Collina mengakui tidak semua keputusan bisa diterima semua pihak.

“Selalu akan ada ruang untuk penilaian subjektif dalam beberapa keputusan wasit. Namun kami puas dengan cara penerapan prinsip-prinsip ini sepanjang turnamen,” ujarnya.

Hingga saat ini FIFA belum mengumumkan apakah akan ada evaluasi tambahan terhadap kinerja wasit di fase gugur Piala Dunia 2026.(AYD)

Share :

Baca Juga

MANACANEGARA

DRAMA MANDALIKA MEMANAS: Alex Rins Minta Maaf Usai Acungkan Jari Tengah ke Marshal, Kini Diteror Ancaman Pembunuhan

ACEH

Peringatan Maulid di Aceh Memanas: Aparat Minta Bendera Bintang Bulan Diturunkan

BERITA

Bikin Bangga! Veda Ega Pratama Finis ke-6 di Moto3 Mandalika, Buktikan Mental Baja di Tengah Tekanan

ACEH

Kapasitas Gedung Terlampaui, Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi Diserbu Jamaah

ACEH

Penuh Haru! H. Maop Gelar Maulid Nabi 1448 H dan Santuni 40 Anak Yatim di Kantor DPW PA Aceh Timur

BERITA

Aceh dan Sumut Masuk Level Siaga Hujan Sangat Lebat, BMKG: Waspada Banjir Bandang dan Longsor 10-12 Oktober

ACEH

Krueng Geukueh Disiapkan Jadi Gerbang Laut Aceh–Malaysia, Rute Penang Dimatangkan

ACEH

Pemerintah Aceh Jamu Ulama dari 21 Negara, Perkuat Peran Aceh sebagai Serambi Mekkah