Home / BERANDA / BERITA / HUKUM / NASIONAL

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:05 WIB

Tegaskan Standar Keamanan Pangan, BGN Tutup Permanen 833 Dapur Program Makan Bergizi Gratis

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menghentikan operasional secara permanen 833 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Penutupan dilakukan karena dapur-dapur tersebut tidak memenuhi standar operasional, kebersihan, sanitasi, dan keamanan pangan.

Keputusan itu disampaikan Kepala BGN, Sudaryono, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 27 Juli 2026.

“Intinya dapur yang beroperasi kemudian tidak memenuhi standar yang kita tentukan, maka kita hentikan, karena taruhannya nyawa,” tegas Sudaryono.

Rincian 833 Dapur yang Ditutup

Dari total 833 dapur yang disuspensi, rinciannya terdiri dari 98 dapur di wilayah Sumatera, 311 dapur di Jawa dan Madura, serta 424 dapur di Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Baca Juga  Serda Samsudin, Babinsa Kodim 0103/Aceh Utara, Ajarkan Warganya Pelatihan Budidaya Maggot.

Penutupan dilakukan setelah pengelola sebelumnya diberi kesempatan melakukan perbaikan. Namun mereka tetap tidak mampu memenuhi standar yang ditetapkan BGN.

Tidak hanya menghentikan operasional, BGN juga memastikan dapur yang dikenai sanksi permanen tidak lagi menerima pembayaran dari pemerintah. Ini menjadi perubahan signifikan dibanding kebijakan sebelumnya, di mana dapur yang disuspensi masih memperoleh pembayaran meski operasional dihentikan.

Larang Gunakan Barang Subsidi

Selain persoalan higienitas dan sanitasi, BGN juga memperketat pengawasan terhadap penggunaan bahan baku. Sudaryono melarang seluruh dapur MBG menggunakan barang-barang bersubsidi seperti LPG 3 kilogram, Minyakita, maupun beras SPHP.

Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut akan berujung pada surat peringatan hingga penutupan dapur apabila pengelola tetap membandel.

“Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat,” kata Sudaryono.

Baca Juga  Kejagung Sita Aset Tanah Rp510 Miliar Milik Tersangka ISL Terkait Kredit PT Sritex

Distribusi Dialihkan, Layanan Tetap Jalan

Meski ratusan dapur dihentikan, Sudaryono memastikan pelayanan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan. BGN telah menyiapkan mekanisme pengalihan distribusi makanan ke dapur lain yang memenuhi standar.

“Apabila ada dapur yang ditangguhkan, maka penerima manfaat yang sebelumnya dilayani tidak akan kehilangan haknya. Layanan akan dialihkan ke dapur lain yang telah memenuhi standar,” ujarnya.

Langkah tegas tersebut merupakan bagian dari upaya pembenahan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis agar pelaksanaannya lebih profesional, akuntabel, serta mampu menjamin kualitas makanan yang dikonsumsi masyarakat.

BGN juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan program dan segera melaporkan apabila menemukan dapur MBG yang diduga melanggar standar operasional maupun keamanan pangan.(Red/Sam)

Share :

Baca Juga

ACEH

Dituding Dalangi Serangan ke Bupati, Dun Belanda Akui Fitnah dan Minta Maaf ke Wabup Aceh Timur

BERITA

Integrasikan AI dan OBE, Dosen MPI UIA Bireuen Raih Predikat ‘Most Inspiring Lecturer’

ACEH

118 Anak Ikuti Khitan Massal Baitul Mal Aceh Timur, Bupati Al-Farlaky: Ke Depan Digelar 3 Titik Wilayah

ACEH

Percepat Huntap Korban Banjir, Bupati Al-Farlaky Targetkan Pembebasan Lahan 6 Hektare di Serba Jadi Segera Tuntas

BERITA

Dosen FKIP Unimal Raih Gelar Doktor di Malaysia, Teliti Masa Depan Bahasa Aceh di Tengah Masyarakat Multietnik

BERITA

Spanduk “Londo Ireng Ndasmu” Warnai Aksi Solidaritas Pers di Bundaran UGM

BERANDA

Tolak Hoaks, Aliansi Pemuda Aceh di Jakarta Siapkan Laporan ke Mabes Polri Terkait Video yang Seret Nama Wabup Aceh Timur

ACEH

Video Klarifikasi Dun Belanda Tuai Tanda Tanya, Penggiat Media Soroti Dugaan Tekanan