Home / BERITA

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 11:21 WIB

Serda Samsudin, Babinsa Kodim 0103/Aceh Utara, Ajarkan Warganya Pelatihan Budidaya Maggot.

Aceh Utara – Mendengar kata Maggot, mungkin sudah tidak asing lagi, sebab saat ini, maggot merupakan salah satu belatung yang punya banyak manfaat. Karena selain berguna bagi lingkungan, belatung juga dapat bernilai ekonomis.


Jenis belatung yang dimaksud adalah “Maggot” atau belatung Black Soldier Fly (BSF/lalat tentara hitam), kini tengah populer di Indonesia. Maggot merupakan jenis belatung yang bisa mengurai sampah organik. Bahkan maggot dewasa bisa dijadikan pakan ternak.


Maggot juga menjadi makanan kesukaan beberapa hewan ternak seperti ayam, bebek, unggas, ikan, bahkan  burung. Serda Samsudin selaku Babinsa Koramil 29/Lkh Kodim 0103/Aceh Utara menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat dalam cara mengurangi sampah-sampah rumah tangga.

Baca Juga  Polda Metro Jaya Buru DPO Kasus Penipuan Data COD Ninja Xpress, Dua Pelaku Telah Ditangkap


Serda Samsudin, menularkan pengetahuannya tentang budi daya Maggot Black Soldier Fly (BSF) atau Lalat Tentara Hitam untuk warga di Desa Tanjong Dalam Selatan, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara,Sabtu, (23/10/2021).


Kegiatan ini diikuti oleh -+ 12 peserta, karena untuk menghindari kerumunan di masa Pandemi Covid-19. Pelaksanaannya juga tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak.


Serda samsudin menjelaskan, pelatihan ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi sampah organik yang berasal dari rumah tangga. Babinsa Lankahan ini mengatakan tahap persiapan pembudidayaan maggot diperlukan pembuatan kandang maggot yang meliputi kandang budi daya dan kandang kawin.

Baca Juga  PDGI Gandeng PT PIM Peringati World Oral Health Day, Edukasi Siswa Belajar Cara Sikat Gigi


Baca Juga : Kodim 0103/Aceh Utara Gelar Kegiatan “BINKATPUAN” Keluarga Besar TNI Tahun 2021


Bahan pembuatan kandang maggot adalah kayu atau bambu, lalu ditata dan dihias sedemikian rupa. “Setelah kandang selesai dibangun, larva-larva maggot ditempatkan di kandang budi daya,” terangnya.


Menurut Samsudin, makanan maggot adalah sampah organik atau sampah dapur yang didapatkan dari rumah-rumah warga di seputaran budi daya Maggot. Kemudian seluruh sampah yang dikumpulkan dicacah hingga halus untuk mempermudah maggot mencerna makanannya. Selama fase maggot, makanan harus disediakan setiap hari. Pada fase pertumbuhannya, larva akan berubah menjadi pupa.


Reporter/ Photographer : (Jf) | Editor (Ek) | Photo : (Ist)

Share :

Baca Juga

ACEH

Bismillah Menjadi KM Nol Islam: Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Peradaban Peureulak di Haul Sultan ke-1224

BERANDA

Diaspora Aceh: Dari Pengungsi Konflik hingga Akademisi Dunia, Mengapa Mereka Merantau?

BERANDA

Diskualifikasi Uriarte Guncang Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Untung, Tapi FIM Steward Dinilai Telat & Tak Transparan

ACEH

Ulama Aceh Timur Desak Mahkamah Syar’iyah Terapkan Syariat Kaaffah: Mediasi, Wali, Iddah dan Nasab Jadi Kunci

BERANDA

Prediksi Portugal vs RD Kongo 18 Juni: Ronaldo Cs Diunggulkan Raih 3 Poin Perdana Grup K Piala Dunia 2026

ACEH

Bunda PAUD Julok Hadiri Pelepasan Peserta Didik KB Zaky Rahmi Labuhan

ACEH

61 Kombatan KPA Linge Teken Mosi, Desak Mualem Evaluasi Panglima Bener Meriah
MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – MALITA Foundation menyelenggarakan diskusi ilmiah daring Academic Talk Part 2 bertajuk “Menakar Kesiapan Koperasi Merah Putih di Serambi Mekkah” pada Minggu (14/6/2026) malam.

BERITA

Diskusikan Koperasi Merah Putih di Aceh, MALITA Foundation Soroti Kekosongan Pergub LKS