MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – Bentrok antarmahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala pecah dini hari, Kamis (21/5/2026). Kerusuhan itu berujung pada kebakaran gedung lama Fakultas Pertanian USK dan memaksa kampus meliburkan perkuliahan hari ini
Kebakaran terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti bentrokan dan aksi pembakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Wakil Ketua BEM Fakultas Pertanian USK, Alfi Sri Alfendra, mengatakan dirinya bersama sejumlah mahasiswa masih berada di kampus hingga pukul 03.30 WIB. Mereka kembali ke lokasi setelah mendengar informasi adanya massa yang datang hendak membuat keributan.
“Ketika kami sampai, kampus sudah terbakar dan aparat kepolisian sudah berada di lokasi. Kami kemudian diarahkan untuk pulang guna mencegah keributan yang lebih panjang,” ujar Alfi.
Kerusakan terparah terjadi di gedung lama Fakultas Pertanian. Sejumlah laboratorium milik Program Studi Teknik Hasil Pertanian dan beberapa ruangan jurusan dilaporkan hangus terbakar. Pecahan kaca dan bekas perusakan juga terlihat di beberapa bagian gedung.
Akibat insiden ini, seluruh aktivitas perkuliahan di Fakultas Pertanian USK diliburkan hari ini.
Bentrokan ini disebut sebagai konflik klasik antarmahasiswa di lingkungan USK. Dugaan sementara, kerusuhan dipicu rentetan gesekan saat aksi demonstrasi menolak kebijakan Jaminan Kesehatan Aceh beberapa hari lalu. Saat itu, mahasiswa Fakultas Teknik dan Pertanian sempat bentrok usai konvoi dan terjadi penyerangan ke Sekretariat BEM USK.
Kebakaran dan bentrokan antarmahasiswa di kampus besar Aceh ini menambah daftar konflik internal mahasiswa yang berujung pada kerusakan fasilitas publik. Pihak kepolisian belum merilis tersangka maupun kronologi lengkap kejadian. (AYD)







