Home / BERITA / HUKUM / NASIONAL / RELIGI

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:47 WIB

Baitul Mal Aceh dan Badan Wakaf Indonesia Perkuat Sinergi Kembangkan Wakaf

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Baitul Mal Aceh (BMA) dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) sepakat memperkuat sinergi untuk mengoptimalkan pengelolaan dan pengembangan wakaf di Aceh. Kesepakatan itu mengemuka dalam pertemuan koordinasi di Kantor BWI RI, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Delegasi BMA yang dipimpin Plh Ketua Badan BMA Tgk Mudawali Ibrahim diterima langsung Wakil Ketua BWI Dr. H. Ahmad Zubaidi beserta jajaran. Pertemuan membahas kolaborasi dalam pengembangan sektor wakaf, termasuk program Gerakan Aceh Berwakaf (GAB).

Ahmad Zubaidi menegaskan pengelolaan wakaf di Aceh berada di bawah kewenangan BMA, namun koordinasi dengan BWI tetap penting agar berjalan optimal.

“Pengelolaan wakaf di Aceh memang diamanahkan kepada Baitul Mal Aceh. Namun tidak perlu dibenturkan antara lembaga BWI Aceh dengan Baitul Mal Aceh, tetapi perlu disinergikan,” ujarnya.

Baca Juga  “Hantu Siang Bolong”: Kiyai Ashari Tersangka Pencabulan 50 Santriwati Masih Buron

Ia juga mengapresiasi semangat masyarakat Aceh dalam berwakaf yang telah dikenal sejak lama, seperti wakaf Habib Bugak di Makkah yang hingga kini masih bermanfaat bagi warga Aceh.

Tgk Mudawali Ibrahim menyampaikan apresiasi atas sambutan BWI dan memaparkan sejumlah langkah strategis BMA. Pemerintah Aceh, kata dia, menjalankan program GAB sejak 2025 yang diperkuat dengan Instruksi Gubernur Aceh. Wakaf ditempatkan sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, BMA tengah menyusun Rencana Induk Wakaf Aceh, memperkuat kelembagaan nazhir, meningkatkan literasi wakaf, hingga menyiapkan Dana Abadi Wakaf Aceh.

BMA juga mengapresiasi inovasi BWI dalam layanan wakaf digital melalui kerja sama dengan BSI menggunakan kanal pembayaran QRIS. Inovasi itu dinilai penting untuk mendorong wakaf uang di Indonesia.

Baca Juga  Disnakermobduk Aceh Laksanakan Desiminasi PP/PKB dan Pembentukan Pos Layanan HI di Aceh Utara

Dalam pertemuan tersebut, BMA berharap BWI dapat memberi dukungan terhadap Rancangan Qanun Aceh tentang Baitul Mal yang sedang dibahas. Dukungan dinilai penting mengingat adanya arahan Kemendagri agar Pemerintah Aceh berkoordinasi dengan Kementerian Agama RI terkait substansi qanun tersebut.

BMA juga mengundang pimpinan BWI untuk hadir pada Aceh Waqf Summit (AWS) 2026 yang direncanakan berlangsung Oktober mendatang sebagai forum penguatan jejaring wakaf nasional dan internasional.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Kedua lembaga sepakat bahwa kolaborasi yang erat akan mendorong pengelolaan wakaf yang lebih produktif, profesional, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.(AYD)

Share :

Baca Juga

ACEH

Anak Asal Takengon Tertahan di Pelabuhan Belawan, Keluarga Diminta Segera Menghubungi Petugas

BERITA

BNN Ungkap Jaringan Sabu Aceh-Bogor, Oknum TNI Ditangkap dengan 29 Kg Barang Bukti

ACEH

KPK Sorot Hibah APBA 2025 untuk Instansi Vertikal yang Sudah Dibayai APBN

ACEH

Kapolda Aceh Resmikan Gedung Utama Polres Aceh Timur, Bupati: Perkuat Sinergi Jaga Keamanan

ACEH

Kapolda Aceh Apresiasi Personel Polres Aceh Timur yang Tetap Bertugas Tangani Banjir Meski Jadi Korban

ACEH

Dua Dekade Damai Aceh, Eks Kombatan dan Janda Syuhada Masih Berjuang Sendiri

ACEH

Gubernur Aceh Cabut Pergub No 2 Tahun 2026, Layanan JKA Kembali Normal

ACEH

Pergub Aceh No 2 Dicabut Usai Demo Mahasiswa, Penulis: “Kalau Demo Tak Ada, Kebijakan Ini Tak Akan Berubah”