Home / BERITA

Jumat, 28 Maret 2025 - 20:19 WIB

Proses Seleksi Penetapan DPRK Kabupaten Paniai Dinilai Tidak Transparan

MEDIALITERASI.ID | PAPUA TENGAH – Proses seleksi dan penetapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Paniai masih menuai banyak pertanyaan. Sejumlah peserta seleksi mengeluhkan kurangnya transparansi dari Panitia Seleksi (Pansel), yang hingga kini belum memberikan kejelasan terkait tahapan dan hasil seleksi.

Menurut salah satu peserta seleksi yang enggan disebutkan namanya, hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai siapa saja yang telah ditetapkan sebagai anggota DPRK. Ia menuding bahwa Pansel diduga melakukan penetapan secara tertutup tanpa melibatkan publik, bahkan ada indikasi bahwa keputusan diambil berdasarkan kepentingan pribadi dan hubungan kekeluargaan.

Baca Juga  Pupuk Iskandar Muda Catat 47.890.368 Jam Kerja Selamat Sampai Dengan Tahun 2024

“Kami merasa seperti dibiarkan tanpa kejelasan. Tidak ada informasi resmi yang disampaikan, padahal kami sudah mengikuti semua prosedur. Jangan sampai ini hanya permainan elite tertentu yang sudah mengatur hasilnya sejak awal,” ujar peserta tersebut.

Masyarakat dan peserta seleksi mendesak Pansel untuk segera memberikan penjelasan secara terbuka guna menghindari spekulasi negatif dan dugaan praktik yang tidak adil dalam proses seleksi. Mereka berharap ada transparansi agar proses demokrasi di Kabupaten Paniai dapat berjalan dengan baik dan berintegritas.

Sejumlah pihak juga mengingatkan bahwa Negara Republik Indonesia adalah milik seluruh rakyat, bukan hanya segelintir kelompok tertentu. Oleh karena itu, proses seleksi DPRK seharusnya berjalan dengan jujur, adil, dan transparan demi kepentingan masyarakat luas, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Baca Juga  Efek Jembatan Rusak, Ini Yang Dilakukan Anggota Polsek Banda Alam Polres Aceh Timur

Terkait dugaan pelanggaran dalam seleksi ini, masyarakat mendesak pihak berwajib untuk turun tangan mengusut transparansi Pansel DPRK Kabupaten Paniai. Jika terbukti ada pelanggaran hukum, mereka meminta agar pihak terkait segera ditindak sesuai peraturan yang berlaku demi menjaga kepercayaan publik.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pansel DPRK Kabupaten Paniai belum memberikan pernyataan resmi terkait keluhan ini. [Mogouda Yeimo]

Share :

Baca Juga

BERITA

Sahal Cetak Gol Penutup, Kuta Makmur Pastikan Tiket Final Piala Bupati Aceh Utara

BERITA

KAP Papua Resmi Laporkan Perubahan Kedudukan Organisasi kepada Pemerintah se-Tanah Papua

ACEH

Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Bupati Aceh Timur Ajak Warga Doa Bersama dan Jaga Perdamaian untuk Anak Cucu

BERANDA

Kementan Luruskan Isu Dana Pertanian Aceh: Dana Tak Masuk Kas Daerah, Dikelola Pusat dan Balai

BERANDA

BNN Tangkap “Bos Gendut” di Jakarta, Hukum Tegak Tanpa Pandang Bulu

ACEH

Bara Api kembali Bakar Tiga Dapur Penyulingan Minyak Ilegal di Seumali Aceh Timur. 

ACEH

Bupati Al-Farlaky Hadiri Forum Pemda, Bahas Program Prioritas Nasional 

BERANDA

Hukum Adil dan Beradab Diuji: 3 Pekan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Belawan Belum Ada SP2HP