Home / BERITA

Kamis, 7 Maret 2024 - 14:49 WIB

SEMINAR NASIONAL EBIS STAI Aceh Tamiang dan BPDPKS Sukses Digelar

Medialiterasi.id | ACEH TAMIANG – Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh EBIS STAI Aceh Tamiang bekerja sama dengan BADAN PENGELOLA DANA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (BPDPKS) pada tanggal 6-7 Maret 2024 di kampus STAI Aceh Tamiang telah sukses terlaksana dengan partisipasi yang luar biasa. Acara ini bertujuan untuk mendiskusikan peran penting green entrepreneurship dalam ekosistem ekonomi syariah, terutama dalam upaya peningkatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masyarakat.

Dalam kerjasama yang erat dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), seminar ini menghadirkan pemateri-pemateri terkemuka dalam industri kelapa sawit serta praktisi dan akademisi yang berpengalaman dalam pengembangan UMKM dan penerapan prinsip ekonomi syariah. Dengan tema “Green Entrepreneurship dalam Ekosistem Ekonomi Syariah untuk Peningkatan UMKM Masyarakat”,

Pemateri pertama, Bapak Helmi Muhansyah, S.Hut, M.A.B, Kepala Divisi Usaha Kecil Menengah dan Koperasi BPDP Kelapa Sawit, membahas tentang “Pemanfaatan dan Pengolahan Limbah Kelapa Sawit”. Beliau menguraikan berbagai teknologi dan strategi pengolahan limbah kelapa sawit menjadi produk bernilai tambah, yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sambil mengurangi dampak lingkungan negatif.

Baca Juga  PEMERINTAH ABAIKAN KONSTITUSI UU, KEWAJIBAN DAN TANGGUNG JAWABNYA NEGARA ATAS UTANG POLIS "JIWASRAYA"

Ibu Tuti Alawiyah, Pengembang Kewirausahaan Diskoperindag Aceh Tamiang, mengambil peran sebagai pemateri kedua dengan membahas “Pemanfaatan Industri Kelapa Sawit dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengembangan UMKM”. Beliau memberikan wawasan tentang strategi pengembangan UMKM yang berbasis pada industri kelapa sawit, termasuk pendekatan pemasaran, manajemen usaha, dan kolaborasi antar pelaku usaha kecil dan besar.

Pemateri ketiga, Prof. Badaruddin, M.Si., Guru Besar Fisipol USU, mengupas topik “Industri Kelapa Sawit dalam Menjaga Keseimbangan Aspek Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan”. Beliau menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam operasional industri kelapa sawit, serta memberikan solusi mitigasi untuk mengurangi dampak negatifnya.

Peserta seminar berasal dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa, pelajar, pelaku UMKM, akademisi, LSM, dan dosen. Kehadiran yang beragam ini memberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman, memperluas jaringan, dan membangun kolaborasi yang saling menguntungkan dalam rangka memajukan ekonomi syariah yang berkelanjutan.

Ketua Panitia, Khilda Amalia, S.E., M.Ak., sekaligus ketua program studi Ekonomi Syariah STAI Aceh Tamiang menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara ini.

Baca Juga  Zakat Padi Gampong Baro Julok Turun ke 3,1 Ton Imbas Banjir, 146 Fakir Miskin Terima Bantuan

Peserta diajak untuk mendalami topik-topik menarik, seperti pemanfaatan limbah kelapa sawit, strategi pengembangan UMKM berbasis industri kelapa sawit, dan pentingnya menjaga keseimbangan sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam konteks industri kelapa sawit.

Dalam sesi diskusi, partisipan aktif bertukar pandangan, berbagi pengalaman, dan mengeksplorasi potensi kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat peran UMKM dalam industri kelapa sawit, sambil tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan keadilan sosial.

Seminar ini diharapkan akan menjadi titik awal bagi implementasi ide dan konsep yang telah dibahas, sehingga masyarakat dapat terus bergerak maju menuju pembangunan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.

Kami menyampaikan penghargaan yang tulus kepada seluruh peserta, pemateri, serta panitia yang telah berperan aktif dalam kesuksesan acara ini. Semoga seminar ini menjadi titik awal bagi implementasi ide dan konsep yang telah dibahas, untuk menciptakan dampak positif bagi ekonomi syariah dan pengembangan UMKM di masyarakat. [Muntazar]

Share :

Baca Juga

BERANDA

Banjir-Longsor Aceh Dinilai “Bencana Terstruktur”: Desakan Evaluasi Izin HPH, Tambang, dan HGU di Kawasan Lindung

ACEH

Kini Aceh Timur Tersenyum, Terimakasih Pak Kapolres

BERANDA

Cek Fakta: Klaim Blackout Sumatera Direkayasa untuk Selundupkan Bahan Baku Nuklir di Kepri Dinyatakan Menyesatkan

BERANDA

Gaspol! Jadwal Moto3 2026 Sisakan 14 seri Neraka, Mandalika 11 Oktober Jadi Tikungan Maut Juara Dunia

ACEH

Gubernur Aceh Bentuk Tim Teknis Penyusunan Plan of Development Blok South Andaman Mubadala Energy

BERITA

Kanwil Kementerian HAM Aceh Dorong Pelaku Usaha Terapkan Mitigasi Risiko HAM

BERITA

Lima Santri Dayah Syamsuddhuha Wakili Aceh Utara pada Jambore Nasional 2026 di Cibubur

BERANDA

Gempa M7,8 Guncang Filipina Selatan, 35 Tewas dan Ratusan Luka-Luka: Tsunami Kecil Capai Sulut