Home / SASTRA

Minggu, 11 Mei 2025 - 19:16 WIB

Untukmu yang Sedang Lelah Berjuang

Goresan Pena: Juni Ahyar

Entah apa lagi yang harus ku ucapkan untukmu,
karena kata-kata pun kadang tak cukup mewakili hati.
Setiap hari kulihat sembab di matamu,
dan aku hanya bisa menjadi pendengar diam
yang menampung segala ceritamu.

Aku hanya mampu menyediakan pelukan,
sehangat dan sesederhana semampuku.
Jika kau masih punya tenaga untuk bertahan,
maka teruslah melawan arus ini.
Tapi jika lelah itu sudah terlalu berat,
jangan paksa diri.
Lepaskan.
Carilah bahagiamu,
di tempat yang tak lagi membuatmu menangis.

Baca Juga  Hebat, Mahasiswi UIA Ini Raih Penghargaan Sebagai Penulis di Tingkat Nasional

Aku ingin melihat senyummu yang dulu,
tawa ringan yang pernah mengalun jernih dari jiwamu,
bukan air mata yang terus membasahi pipimu.

Bangkitlah…
meski langkahmu masih goyah,
meski kaki harus merangkak,
jangan kau diam di tempat.
Karena masa depan masih menantimu,
penuh harapan yang belum sempat kau genggam.

Baca Juga  WAHAI PARA SUAMI, SETINGGI APAPUN JABATANMU DI KANTOR, ISTERIMU BUKANLAH PEMBANTU

Aku percaya, engkau mampu.
Dan yakinlah,
Allah Maha Pengampun,
Dia akan selalu membuka tangan-Nya
di antara derai tangismu dalam sujud mu.
Seburuk apa pun dosamu,
cinta-Nya tak pernah berkurang.

Sementara aku…
akan tetap ada sebagai teman,
sebagai sahabat,
dan sebagai kakak yang selalu mendoakanmu.
Tanpa syarat.
Tanpa pamrih.
Hanya ingin kau kembali tersenyum,
seperti dulu.

Share :

Baca Juga

BUDAYA

Langkah yang Tak Pernah Sia-Sia

BUDAYA

Hikayat Malem Diwa: Warisan Cinta dan Keberanian dari Tanah Rencong

RELIGI

Hati yang Tumbuh, Hati yang Membatu

RELIGI

Kematian: Peringatan yang Tak Pernah Ingkar

EDUKASI

Bunga di Balik Air Mata

SASTRA

Suara yang Tak Terucap

SASTRA

Obrolan di Bawah Pohon Tua: Integritas Asli vs Integritas Palsu

BERITA

Hebat, Mahasiswi UIA Ini Raih Penghargaan Sebagai Penulis di Tingkat Nasional