Home / RELIGI / SASTRA

Senin, 4 Agustus 2025 - 10:31 WIB

Hati yang Tumbuh, Hati yang Membatu

Foto dan Puisi Religi Karya Juni Ahyar

Wahai hati, yang pernah lunak

Kini mengeras, tak lagi bergerak

Buta oleh kilau dunia yang menipu

Tuli oleh bisikan dosa yang merayu

 

Tersesat dalam labirin lalai

Terbiasa noda, tanpa sesal

Takutku, maut datang tanpa kabar

Sedang taubat belum juga terucap

 

Di sudut jiwa yang merana,

Ku berseru pada Sang

Pencipta “Ya Raqib, jaga hati dari kerasnya dunia

Baca Juga  SIAPAKAH PEMILIK DARI “PIALA RAMADHAN”?

Ya Mujib, luluhkan dengan cahaya-Mu”

 

Cahaya-Mu, alirkan dalam setiap dzikir

Siramkan ayat-ayat-Mu, penuhi batin yang fakir

Agar hati ini kembali bernyawa,

Lunak menerima kebenaran-Mu yang abadi

 

Ya Basir, Engkau tahu segala luka

Yang menganga karena dosa dan dunia

Obatilah dengan hidayah-Mu yang tiada tara

Agar hati ini bersih, siap menyambut takdir-Mu

Baca Juga  Jika Aku Tidak Dipedulikan, Mengapa Aku Dilahirkan?

 

Jadikan kami, ya Rabbana, golongan yang selamat

Bukan mereka yang celaka dan mengeras hati

Kami ingin pulang, dengan hati yang murni

Bersih, tenang, dan ridho di sisi-Mu

 

Wahai hati, jangan lagi membatu

Teruslah tumbuh dalam taubat yang syahdu

Hingga tiba saatnya kita bertemu

Dengan-Nya, dalam damai yang abadi…

Share :

Baca Juga

BUDAYA

Langkah yang Tak Pernah Sia-Sia

BUDAYA

Hikayat Malem Diwa: Warisan Cinta dan Keberanian dari Tanah Rencong

RELIGI

Kematian: Peringatan yang Tak Pernah Ingkar

EDUKASI

Bunga di Balik Air Mata

SASTRA

Suara yang Tak Terucap

OPINI

Asta Protas Kemenag: Harapan Umat Aceh di Tengah Kemiskinan dan Sulitnya Cari Kerja

SASTRA

Obrolan di Bawah Pohon Tua: Integritas Asli vs Integritas Palsu

BERITA

Hebat, Mahasiswi UIA Ini Raih Penghargaan Sebagai Penulis di Tingkat Nasional