Home / ACEH / BERANDA / BERITA / BUDAYA / ENTERTAIN / HUKUM / RELIGI / SOSIAL

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:07 WIB

MPU Aceh: Traktir Kopi Kalah Tebak Skor Piala Dunia Tetap Judi, Hukumnya Haram

Ilustrasi pelaksanaan nobar yang diselenggarakan masyarakat. Foto: Istimewa

Medialiterasi.id | Banda Aceh – Demam Piala Dunia 2026 mulai menyihir pencinta sepak bola di Aceh. Euforia nobar meriah dengan tebak skor jadi pemandangan biasa. Namun Majelis Permusyawaratan Ulama MPU Aceh tegas mengingatkan: jaga keseruan tetap bersih dari taruhan, sekecil apa pun.

Ketua MPU Aceh Tgk Faisal Ali yang akrab disapa Lem Faisal menegaskan, esensi judi bukan pada besar-kecilnya nominal, tapi pada kesepakatan untung-rugi dari hasil yang belum pasti.

“Sekecil apa pun nilai taruhannya itu tetap judi. Hindari segala sesuatu yang bersifat taruhan dan judi,” kata Lem Faisal, Rabu 10 Juni 2026.

Baca Juga  Cegah Abuse of Power: Tito Karnavian Minta Polri Perkuat Sistem Pengawasan Internal

Ia meluruskan kebiasaan “iseng” seperti taruhan traktiran kopi atau makanan bagi pendukung tim kalah. Menurut pandangan syariat, kebiasaan itu tetap tidak dibenarkan.

“Pesta nonton bola Piala Dunia harus dijadikan sebagai hiburan dan sarana silaturahmi sesama penggemar sepak bola, bukan untuk mencari keuntungan tertentu,” ujarnya.

Jaga Ibadah dan Kenyamanan Tetangga

Selain soal taruhan, MPU Aceh juga mengingatkan agar euforia tidak melalaikan kewajiban. Pertandingan yang berlangsung larut malam hingga dini hari jangan sampai mengganggu pekerjaan, pendidikan, dan ibadah.

Lem Faisal mengajak masyarakat menyikapi turnamen empat tahunan ini dengan bijak dan dewasa. Dukung tim boleh riuh, tapi jangan sampai mengganggu ketenteraman warga sekitar saat nobar.

Baca Juga  Polisi Amankan Puluhan Pelajar yang Ikut Demo  ke DPR/MPR RI 

“Nonton bola tidak boleh sampai mengganggu kewajiban. Jangan terlalu ribut karena bisa mengganggu kenyamanan tetangga. Hindari narkoba, hindari caci maki dan bahasa jorok lainnya dalam nonton bola,” tegasnya.

Melalui momentum Piala Dunia 2026, MPU Aceh berharap masyarakat Aceh menunjukkan diri sebagai pencinta sepak bola cerdas: menikmati hiburan positif, mempererat silaturahmi, sambil tetap teguh menjaga nilai syariat dan ketertiban.

Ditulis berdasarkan berita http://AJNN.net, 10 Juni 2026, judul asli: “MPU Aceh Ingatkan Warga Jangan Jadikan Piala Dunia Ajang Taruhan”. (AYD)

Share :

Baca Juga

BERITA

Ketua Sinode Baptis Papua: OAP Berasal dari Ras Melanesia dan Memiliki Identitas Budaya Papua

ACEH

Mualem Percepat Penataan HGU dan Lahan Reintegrasi, BRA Diberi Waktu Sepekan

BERITA

Polda Metro Jaya Siagakan 17.800 Personel Amankan Laga Persija–Persib di GBK

BERITA

Jaga Iklim Usaha, Kapolri Perintahkan Jajaran Tindak Pungli dan Premanisme

BERITA

Menag Apresiasi Panggung Gembira Santri Misbahul Ulum di Lhokseumawe

BERITA

Gugatan PTUN Masih Berproses, Petani Laoli Layangkan Delapan Desakan ke Bupati Luwu Timur
MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH — Sebanyak 1.001 cup sanger dibagikan gratis kepada pengunjung selama festival budaya Sanger Day Fest 2026 yang berlangsung di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, pada 11–14 September 2026. Festival ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya.

BERITA

1.001 Sanger Gratis Dibagikan Selama Sanger Day Fest 2026

BERANDA

Polisi Bongkar 3 “Sarang” Peredaran Narkoba di Kota Batam, Jaringan Libatkan Kasir hingga Ladies Companion