Home / BERITA / MANACANEGARA

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:20 WIB

Suhu Makkah Capai 39°C, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Waspada Dehidrasi


MEDIALITERASI.ID
| MAKKAH – Suhu udara di Makkah diperkirakan mencapai 39 derajat Celsius pada Selasa (5/5). Kondisi panas kering ini mendorong otoritas haji mengimbau jemaah haji Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko dehidrasi dan kelelahan, terutama menjelang puncak ibadah haji.

Berdasarkan data Early Warning System (EWS) yang dirilis Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi dengan mengacu pada AccuWeather, suhu udara pada pagi hari berada di kisaran 26°C, kemudian meningkat hingga 39°C pada siang hari. Memasuki sore, suhu turun menjadi sekitar 35°C, dan pada malam hari berkisar 30°C. Tingkat kelembapan rata-rata tercatat sekitar 28 persen, menandakan kondisi udara yang kering.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko dehidrasi. Jemaah diimbau untuk menjaga asupan cairan dan menghindari aktivitas fisik berlebihan di luar ruangan, khususnya pada siang hari.

Baca Juga  Tiga Perwakilan Aceh Ikuti Festival Anak Shaleh Indonesia

Data terbaru mencatat sebanyak 89.051 jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 26.037 jemaah telah berada di Makkah, sementara sebagian lainnya masih berada di Madinah.

Untuk Rabu (6/5), suhu di Makkah diperkirakan tetap berada pada kisaran 25°C hingga 39°C. Tren ini menunjukkan peningkatan suhu secara bertahap seiring mendekati puncak musim panas, dengan potensi suhu maksimum mencapai 43°C dalam beberapa hari ke depan.

Kementerian Haji dan Umrah mengategorikan suhu di kisaran 40°C hingga 45°C sebagai siaga dua, sedangkan suhu di bawah 40°C masuk kategori siaga tiga. Oleh karena itu, jemaah lanjut usia dan yang memiliki penyakit penyerta (komorbid) disarankan untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan melaksanakan ibadah di hotel guna menghindari paparan panas berlebih.

Baca Juga  Presiden Prabowo Hadiri 100 Tahun Gontor, Tekankan Pendidikan, Kemandirian Pangan, dan Kedaulatan Maritim

Selain itu, jemaah juga dianjurkan menggunakan pelindung diri seperti payung, masker, dan alas kaki yang nyaman saat beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan pelembap kulit serta konsumsi air putih atau air zamzam secara rutin, sekitar 200 mililiter per jam tanpa menunggu rasa haus, dinilai penting untuk menjaga kondisi tubuh.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat membantu jemaah tetap sehat dan mampu menjalankan rangkaian ibadah haji dengan optimal di tengah kondisi cuaca ekstrem di Tanah Suci. (EQ)

Share :

Baca Juga

HUKUM

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK: Apa Syarat Pemakzulan Wapres Menurut Konstitusi?

BERITA

Kunjungan Pasien Capai 150 Orang per Hari, Puskesmas Kuta Makmur Kekurangan Tempat Tidur Rawat Inap

BERANDA

Mendagri Berhentikan Bupati Gowa Sitti Husniah, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Sebagai Plt Bupati

ACEH

RSUD Zubir Mahmud Pastikan Belum Ada Pasien Sesak Napas Akibat Kabut Asap di Aceh Timur

BERITA

Mukhlis Puna Bekali 27 Santri Misbahul Ulum dengan Keterampilan Jurnalistik

ACEH

Perayaan Maulid di Gampong Sagoe Muara Tiga Ricuh, Bendera Aceh Diturunkan Aparat di Area Masjid

ACEH

Waspada! Langit Idi Rayeuk Mulai Berkabut, Asap Tebal dari Palembang dan Jambi Sampai ke Aceh Timur

ACEH

Banjir Luas Landa 9 Kecamatan di Aceh Tamiang, Tanggul Jebol dan Ribuan Warga Mengungsi