Home / ACEH / BERANDA / BERITA / HUKUM / POLITIK

Senin, 4 Mei 2026 - 19:54 WIB

27 Tahun Tragedi Simpang KKA: Luka Sejarah, Keadilan Belum Tuntas

Puluhan korban Tragedi Simpang KKA menggelar aksi damai di Tugu Simpang KKA, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Minggu 3 Mei 2026. (Foto:dok/RRI)

Medialiterasi.id | Banda Aceh – Sudah 27 tahun Tragedi Simpang KKA berlalu, namun luka itu belum benar-benar sembuh. Peristiwa berdarah 3 Mei 1999 di Krueng Geukueh, Aceh Utara, masih meninggalkan tuntutan keadilan dari keluarga korban.

Tragedi bermula saat ratusan warga memprotes tindakan aparat terkait pencarian senjata yang hilang. Aksi berubah jadi penembakan. Puluhan warga sipil tewas di tempat.

Baca Juga  Aceh Timur Resmi Jadi Tuan Rumah Popda Aceh XVII Tahun 2024

Data korban masih simpang siur. Koalisi NGO HAM Aceh mencatat 46 orang tewas, 156 luka tembak, dan 10 hilang. Komnas HAM RI mencatat 23 korban meninggal dan sekitar 30 luka-luka.

Negara telah mengakui Tragedi Simpang KKA sebagai pelanggaran HAM berat masa lalu. Namun keluarga korban menilai pengakuan saja tidak cukup. Pemulihan martabat dan jaminan ketidakberulangan belum dirasakan.

“Persoalan terbesar bukan soal angka, tapi fakta bahwa rakyat sipil jadi korban,” kata aktivis HAM Aceh, Senin 4 Mei 2026.

Baca Juga  HIMAGA Galang Dana Untuk Korban Banjir Di Pidie

Dampak tragedi melahirkan trauma kolektif. Anak kehilangan ayah. Ibu kehilangan harapan. Sebagian warga masih hidup dalam diam karena takut.

Aceh kini memang damai pasca MoU Helsinki 2005. Tapi sejumlah pihak menegaskan, damai sejati bukan hanya berhentinya senjata. Damai sejati hadir saat keadilan ditegakkan dan rakyat tak lagi takut pada kekuasaan.

Tragedi Simpang KKA kini dikenang sebagai “Tanggal Kesedihan, Bulan Air Mata”. Pengingat bahwa stabilitas tidak boleh dibangun di atas penderitaan rakyat.(*)

Share :

Baca Juga

BERANDA

Jalur Padang-Solok Lumpuh Total Diterjang Galodo, 32 Warga Mengungsi

BERANDA

PNS di OKI Tewas Ditusuk Istri di Depan Masjid At-Taqwa, Dipicu Persoalan Biaya Berobat Anak

BERANDA

Kontroversi Tikungan 4 Moto3 Austria: Veda Pratama Kena Double Long Lap Usai Senggolan dengan Munoz

BERANDA

Anggaran Rp2,32 Triliun untuk 2.298 Sekolah di Aceh, TTI Temukan 7 Red Flag Revitalisasi

BERANDA

OTT Revitalisasi Sekolah di Palembang, 2 Oknum PPPK Jadi Tersangka, 21 Kepsek Diperiksa Polda Sumsel

BERITA

Yosep Gobai Pertanyakan Pengakuan Delapan Kepala Suku oleh Pemprov Papua Tengah

HUKUM

Ketika Klien Bertanya: Memahami Hak dan Peran Advokat dalam Perkara Hukum

BERITA

Presiden Prabowo Hadiri 100 Tahun Gontor, Tekankan Pendidikan, Kemandirian Pangan, dan Kedaulatan Maritim