Home / BERANDA / BERITA / HUKUM / KRIMINAL / NASIONAL

Selasa, 22 September 2026 - 08:55 WIB

PNS di OKI Tewas Ditusuk Istri di Depan Masjid At-Taqwa, Dipicu Persoalan Biaya Berobat Anak

Cekcok Soal Biaya Pengobatan Anak Berujung Maut di Area Perkantoran Pemkab OKI

MEDIALITERASI.ID | KAYUAGUNG — Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial A (32) tewas setelah diduga ditusuk istrinya sendiri di area perkantoran Pemkab Ogan Komering Ilir (OKI), Senin (21/9/2026) siang.

Peristiwa terjadi di depan Masjid At-Taqwa, Kelurahan Sukadana, Kecamatan Kayuagung, tidak jauh dari Kantor Inspektorat Kabupaten OKI.

Kapolres OKI mengonfirmasi telah mengamankan terduga pelaku berinisial DLA yang merupakan istri korban. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau dan pakaian korban.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban baru saja selesai melaksanakan salat Zuhur di Masjid At-Taqwa. Di area masjid, korban bertemu dengan istrinya.

Baca Juga  ARINNA Hidayah Skincare: Brand Lokal dengan Komitmen Edukasi dan Pemberdayaan Perempuan

Pertemuan tersebut awalnya membahas kebutuhan biaya pengobatan anak mereka yang sedang sakit. Percakapan kemudian berkembang menjadi perselisihan.

Di tengah cekcok itu, terduga pelaku diduga mengeluarkan senjata tajam sepanjang sekitar 30 sentimeter dari dalam tas dan menusuk korban secara berulang di bagian perut.

Korban tergeletak bersimbah darah dengan luka tusuk di bagian perut. Petugas dan warga kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Kayuagung. Namun nyawa korban tidak tertolong.

Polisi Dalami Motif

Hingga Senin sore, Polres OKI masih mendalami motif pasti kejadian tersebut. Penyidik memeriksa saksi-saksi di lokasi dan terduga pelaku.

Baca Juga  Forum Zakat Apresiasi Kepercayaan Publik Kepada OPZ

“Pelaku sudah kami amankan. Motif masih didalami penyidik,” ujar sumber di Polres OKI.

Terkait informasi yang beredar di media sosial soal dugaan masalah ekonomi dan kecemburuan, polisi menegaskan belum dapat menyimpulkan motif sebelum pemeriksaan selesai.

Polisi mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan menyebarkan foto korban yang dapat mengganggu proses penyidikan serta berdampak pada keluarga, terutama anak korban.

Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Kasus ini ditangani Satreskrim Polres OKI. (*)

 

Sumber: Rosadi Jamani (Ketua Satu Pena Kalbar)

Share :

Baca Juga

BERANDA

Kontroversi Tikungan 4 Moto3 Austria: Veda Pratama Kena Double Long Lap Usai Senggolan dengan Munoz

BERANDA

Anggaran Rp2,32 Triliun untuk 2.298 Sekolah di Aceh, TTI Temukan 7 Red Flag Revitalisasi

BERANDA

OTT Revitalisasi Sekolah di Palembang, 2 Oknum PPPK Jadi Tersangka, 21 Kepsek Diperiksa Polda Sumsel

BERITA

Yosep Gobai Pertanyakan Pengakuan Delapan Kepala Suku oleh Pemprov Papua Tengah

HUKUM

Ketika Klien Bertanya: Memahami Hak dan Peran Advokat dalam Perkara Hukum

BERITA

Presiden Prabowo Hadiri 100 Tahun Gontor, Tekankan Pendidikan, Kemandirian Pangan, dan Kedaulatan Maritim

BERITA

Anies ke Makassar, Gerakan Rakyat Sulsel Matangkan Konsolidasi Politik Menuju 2029

BERANDA

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp106 Miliar OTT ATR/BPN ke Muktamar NU ke-35, Nama Nusron Wahid Terseret