Home / BERITA

Jumat, 3 Oktober 2025 - 16:22 WIB

PT Pupuk Iskandar Muda Tegaskan Komitmen Pemberdayaan Masyarakat dan Ketahanan Pangan Nasional

MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menegaskan komitmennya untuk menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional. Sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas), PIM memiliki peran strategis dalam memproduksi pupuk urea, NPK, amoniak, hingga H2O2.

Selain menjaga ketersediaan pupuk bagi sektor pertanian, perusahaan juga aktif menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Seluruh program tersebut disinergikan dengan Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi Aceh melalui Bappeda agar sejalan dengan prioritas pembangunan daerah.

Dalam pelaksanaan program sosial, PIM mengedepankan komunikasi resmi bersama Geuchik, Muspika Kecamatan, hingga pemerintah daerah. Forum Geuchik dan Muspika menjadi wadah pembinaan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak aktivitas industri.

Baca Juga  Seleksi PPPK Tahap 2 Tidak Ada Passing Grade Resmi : Cek Sertifikat Hasil Ujian PPPK Disini

Terkait aspirasi yang disuarakan oleh sejumlah pihak, termasuk Komunitas Gusuran Industri Fertilizer (KGIF), manajemen menegaskan bahwa perusahaan telah menindaklanjutinya sesuai mekanisme resmi.

“PIM senantiasa berkomitmen menjaga keharmonisan dengan masyarakat sekitar. Kami percaya komunikasi resmi bersama pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, dan provinsi adalah jalan terbaik untuk mewujudkan sinergi. Apa yang diminta kelompok masyarakat pada dasarnya sudah kami jalankan sesuai jalur resmi,” ujar Saiful Rakjab, VP Komunikasi & Administrasi Korporat PT Pupuk Iskandar Muda, Kamis (2/10).

Baca Juga  Polri Gelar Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2024, 700 Atlet Akan Berlaga Besok

Untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), PIM menjalin kerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh di bawah Kementerian Ketenagakerjaan RI. Program ini diharapkan melahirkan tenaga kerja terampil sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Sementara kebutuhan tenaga kerja alih daya dikelola bersama mitra profesional berpengalaman agar proses berlangsung transparan dan sesuai aturan.

Melalui langkah-langkah tersebut, PIM menegaskan kontribusinya tidak hanya pada ketahanan pangan nasional, tetapi juga pembangunan sosial-ekonomi Aceh. Sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah diyakini menjadi kunci terciptanya iklim kondusif serta pertumbuhan berkelanjutan. (EQ)

Share :

Baca Juga

BERITA

Buronan Interpol Red Notice Kasus Penipuan Online Internasional Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta

BERITA

Polri Tegaskan Larangan Live Streaming Saat Bertugas

BERITA

Respon Propam Jaksel atas Dugaan Ketidakprofesionalan Penyidik PPA dalam Kasus Pencabulan Anak

ACEH

27 Tahun Tragedi Simpang KKA: Luka Sejarah, Keadilan Belum Tuntas

BERANDA

“Hantu Siang Bolong”: Kiyai Ashari Tersangka Pencabulan 50 Santriwati Masih Buron

BERITA

Polda Metro Jaya Siapkan 3.545 Personel Amankan Aksi Hardiknas 2026

BERITA

Polisi Amankan Pria Asal Aceh Utara dengan Ratusan Obat Terlarang di Tanjung Priok

ACEH

Kepala Sekretariat BMA Tegaskan Tak Ada Pungutan Biaya, Masyarakat Diminta Lapor Jika Temukan Praktik Percaloan