Home / BERITA

Kamis, 13 Januari 2022 - 00:57 WIB

LSM Geutanyoe Bersama Masyarakat Bantu Distribusi Logistik Serta Bersihkan Fasilitas Publik Akibat Banjir

ACEH UTARA – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Geutanyoe Foundation Malaysia yang tergabung bersama Gerakan Masyarakat Sipil Peduli Banjir Aceh Bantu Logistik dan bersihkan fasilitas layanan publik di Aceh Utara, Selasa (12/01/2022)

Banjir yang merendam 15 Kecamatan di Kabupaten Aceh Utara sehingga menyebabkan 3 warga meninggal dunia dan 41 ribu warga terpaksa mengungsi ditambah dengan kerugian lainya yang diperkirakan mencapai milyaran rupiah.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Geutanyoe Foundation dan Gerakan masyarakat sipil peduli banjir Aceh ini merupakan inisiatif dari berbagai elemen yang terdiri dari aktifis lingkungan, komunitas, lembaga kemanusiaan, mahasiswa, siswa SMA dan lembaga kebencanaan. Selain membuka penggalangan donasi mandiri, juga membuka kesempatan bagi instansi lainnya untuk membantu pendistribusian bantuan di daerah – daerah yang minim bantuan.

Baca Juga  Nasir Djamil Fasilitasi LSM AKBAR Hadiri Undangan Seskab RI di Jakarta

Agustia Selaku koordinator LSM Geutanyoe Foundation Malaysia di Indonesia, berharap kolaborasi bersama dapat terus terjalin di kegiatan kemanusiaan lainnya.

“Kerjasama ini dapat terus terjaga hingga seterusnya, bahkan kita siap membantu teman – teman masyarakat sipil peduli banjir Aceh untuk kegiatan – kegiatan kemanusiaan lainnya”, harap Agustia.

Baca Juga  Kacabdisdik Aceh Barat Buka FLS2N Dengan Berpakaian Adat dan Tabuh Rapai

Selain membantu pemenuhan Logistik, LSM Geutanyoe juga turut membantu memfasilitasi beberapa perlengkapan untuk membersihkan fasilitas publik sekaligus mendistribusikan kebutuhan untuk masyarakat yang terkena dampak banjir.

Lebih lanjut Agustia Juga mengajak NGO lokal untuk terus saling bergotong royong dalam aksi kemanusiaan. Ia juga menyampaikan berkomitmen bersama – sama untuk terus berkontribusi pada aksi kemanusiaan di Aceh dan Indonesia.

“Saya kira sudah tidak zamannya lagi bergerak sendiri – sendiri, jika kolaborasi ternyata lebih efektif, kenapa tidak”, tutupnya.

Reporter : (Ek) | Photo : (Ist) | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

BERANDA

Nasabah Protes Keras: Restrukturisasi Polis Jiwasraya oleh IFG Dinilai “Merampas Masa Depan”, Dana Beasiswa Pendidikan Lenyap

BERANDA

Kasus Gratifikasi Batu Bara Kukar Melebar, KPK Usut Aliran Rp3,5 Miliar dan Dugaan Keterlibatan Ahmad Ali

BERANDA

KPK Sita Rp3,5 Miliar dari Rumah Ahmad Ali, Diduga Gratifikasi Batu Bara Mantan Bupati Kukar

BERANDA

Mulai Oktober 2026, Pemerintah Buka Rekening Massal di BRI untuk 200 Juta Warga, Dapat Dana Awal Rp50.000

BERITA

Pegawai Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak di Muliama, Pelaku Masih OTK, West Papua Army Bantah Terlibat

BERANDA

Jenazah Wili Mbuik, CPNS Dinas Pertanian Jayawijaya Korban Penembakan, Diberangkatkan ke Kupang

ACEH

DPRK Aceh Timur Setujui Pertanggungjawaban APBK 2025, Bupati Al-Farlaky Banjir Apresiasi

ACEH

MBG di Persimpangan: Efisiensi Jangan Kalahkan Keamanan Pangan