Home / BERITA

Jumat, 1 November 2024 - 01:15 WIB

LAKI Pertanyakan Keterbukaan Informasi Pemkab Aceh Timur

MEDIALITERASI.ID | ACEH TIMUR – Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) kembali menyoroti masalah transparansi di pemerintahan daerah. Kali ini, LAKI mempertanyakan penggunaan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) serta Pagu anggaran proyek MCK dinas Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh Timur. dan hasil pengembalian audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) di Aceh Timur. Rabu (30/10/24).

Ketidakhadiran perwakilan Pemkab Aceh Timur dalam sidang sengketa informasi publik yang digelar di Ruang persidangan Komisi Informasi Aceh provinsi Aceh Banda Aceh pada 29 Oktober 2024.

Menjadi sorotan. LAKI menilai, sikap Pemkab ini mengindikasikan adanya upaya untuk menutup-nutupi informasi penting yang seharusnya menjadi hak publik untuk mengetahui.

Baca Juga  Polda Metro Jaya Beberkan Kronologi Kasus Penjambretan Viral Saat CFD

Saiful Anwar, Ketua LAKI DPC Aceh Timur, menyatakan kekecewaannya atas sikap Pemkab. “Kami berharap Pemkab Aceh Timur dapat lebih kooperatif dalam memberikan informasi yang kami minta. Hak masyarakat untuk mengetahui penggunaan anggaran adalah hal yang fundamental dalam demokrasi,” tegas Saiful.

Kasus permintaan informasi publik yang diajukan oleh LAKI DPC Aceh Timur menjadi sorotan. Pernyataan Ketua LAKI, Saiful Anwar, yang menyoroti kurangnya transparansi dari Pemkab Aceh Timur, menjadi cerminan dari permasalahan yang lebih luas terkait keterbukaan informasi di tingkat daerah. Kasus ini mengundang pertanyaan mengenai sejauh mana pemerintah daerah di Indonesia telah berkomitmen untuk menjalankan prinsip-prinsip good governance.

Baca Juga  Wabup Zainal Abidin Santuni Anak Yatim di Haul ke-16 Dr. Tgk. Hasan Muhammad di Tiro

LAKI menegaskan kembali tuntutannya untuk mendapatkan akses penuh terhadap dokumen proyek pembangunan MCK dinas Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh Timur. termasuk rincian anggaran, kontraktor pelaksana, dan hasil pengemablian audit BPK-RI

LAKI juga mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh Timur untuk bersama-sama mengawal kasus ini dan mendesak pemerintah daerah agar lebih terbuka dan mendukung perjuangan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan.

Share :

Baca Juga

BERANDA

Rubio: AS Tak Wajib Lindungi Dunia Selamanya, PM Spanyol Balas: Siapa Suruh Serang Iran?

BERANDA

Kabut Asap Makin Parah, 63 Sekolah di Bintulu dan Tatau Ditutup Hingga 11 September

ACEH

Wacana Provinsi Samudera Pase Menguat, Warga Utara-Timur Aceh Dorong Pemerataan Pembangunan

BERITA

Mahasiswa Trisakti Puji Kapolri, Nilai Demokrasi Makin Kuat di Era Listyo Sigit

BERITA

Diduga Peras dan Intimidasi Warga, Dua Orang Diamankan Polisi di Karawaci

ACEH

Bupati Al-Farlaky Raih SMSI Aceh Award 2026, Kepala Daerah Populer Penanganan Bencana di Wilayah Terisolir

BERANDA

Mensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Melonjak dan Tegaskan Bansos Tak Langsung Dicoret

BERITA

CISAH: Perlu Kajian Ulang Hari Lahir Aceh Utara