Home / BERITA

Rabu, 18 Januari 2023 - 19:50 WIB

Ketua SEMMI : Diduga Banyak Kecurangan Dalam Perekrutan PPS Aceh Timur

ACEH TIMUR – Isu kecurangan dalam perekrutan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Aceh Timur beredar luas hal tersebut disampaikan oleh ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kabupten Aceh Timur Aris Munandar dalam rilis yang diterima Medialitetasi.id, Rabu (18/01/2023)

Kecurigaan masyarakat kerap kali terdengar dalam upaya proses perekrutan PPS di Kabupaten Aceh Timur. Hal itu disimpulkan dari banyaknya keluhan dari masyarakat terhadap isu yang sedang berkembang.

“Na peng 3 juta bah ku peulewat (ada uang 3 juta biar saya lewatkan) itu yang sering kita dengar saat perekrutan (PPS) di Aceh Timur”, tutur Aris Munandar.

Ketua SEMMI Aceh Timur mengatakan, berdasarkan hasil amatannya, untuk lulus dari seleksi PPS harus na awak dalam (ada orang dalam), bahkan terindikasi banyaknya titipan dari oknum tertentu.

Baca Juga  Bustami Nahkodai PGRI Aceh Timur 2024–2029, Komitmen Tingkatkan Profesionalisme Guru

‘Di spanduk terpampang mengajak putra/putri terbaik di Aceh Timur”, ujar Ketua SEMMI.

Aris Munandar meminta proses dan tahapan seleksi PPS sesuai ketentuan yang berlaku karena terlihat ada potensi kecurangan dalam tahapan tersebut.

”Saya menduga ada indikasi Kecurangan dalam proses seleksi Tenaga Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kabupaten Aceh Timur yang dilakukan oleh pihak ketiga setelah dilaksanakan tahapan Ujian Tulis Di Gedung Idi Sport Center (ISC) Idi Rayeuk, dan terlihat dalam perekrutan PPS banyak titipan nama dari oknum-oknum tertentu.

Tambahnya lagi , Selain itu, banyaknya keluhan dari masyarakat terhadap proses rekruitmen PPS dengan beberapa dugaan kecurangan dalam seleksi Ujian Tulis.

Baca Juga  5 Nama Ditetapkan Lulus Seleksi Pansel KIP Aceh Utara

Dalam hal ini, saya meminta kepada Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Timur untuk dapat melakukan proses seleksi secara adil, akuntabel dan transparan agar tidak menzalimi hak dari peserta PPS.

“Jika panitia penyelenggara pemilu aja titipan, bagaimana nanti dalam proses pemungutan suaranya, pasti mereka akan membalas Budi, kalau ini terjadi, maka rusaklah demokrasi sebagai landasan pemenuhan hak rakyat Indonesia'”, ujarnya.

“Kami meminta integritas KIP Kabupaten Aceh timur benar-benar sesuai dengan asas-asas kepemiluan,” tambahkan lagi.

Dan disamping itu dirinya juga mendesak Bawaslu Aceh Timur supaya bisa melakukan pengawasan dan bekerja secara extra ordinary sesuai prosedur yang ada.

Reporter : DD | Phtoto : Ist | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

BERITA

Polda Kepri Kembali Gerebek Kampung Aceh, 114 Orang Diamankan untuk Pemeriksaan

BERITA

Kajari Luwu Timur Tegaskan Tak Akan Mundur Usut Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Vale

BERANDA

Rubio: AS Tak Wajib Lindungi Dunia Selamanya, PM Spanyol Balas: Siapa Suruh Serang Iran?

BERANDA

Kabut Asap Makin Parah, 63 Sekolah di Bintulu dan Tatau Ditutup Hingga 11 September

ACEH

Wacana Provinsi Samudera Pase Menguat, Warga Utara-Timur Aceh Dorong Pemerataan Pembangunan

BERITA

Mahasiswa Trisakti Puji Kapolri, Nilai Demokrasi Makin Kuat di Era Listyo Sigit

BERITA

Diduga Peras dan Intimidasi Warga, Dua Orang Diamankan Polisi di Karawaci

ACEH

Bupati Al-Farlaky Raih SMSI Aceh Award 2026, Kepala Daerah Populer Penanganan Bencana di Wilayah Terisolir