Home / BERITA

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:55 WIB

Ketua JWI Aceh Timur Minta Presiden dan BNPB Pusat Evaluasi Kinerja BNPB Daerah

MEDIALITERASI.ID | ACEH TIMUR – Ketua Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Aceh Timur, Hendrika Saputra, A.Md, meminta Presiden Republik Indonesia, Gubernur Aceh, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja petugas BNPB di tingkat kabupaten/kota di Aceh yang dinilai belum maksimal dalam menangani dampak banjir hidrometeorologi.

Menurut Hendrika, hingga hampir dua bulan pascakejadian banjir, proses penanganan dan pemulihan di sejumlah daerah terdampak di Aceh belum menunjukkan progres yang signifikan, sehingga merugikan masyarakat korban bencana.

“Kita melihat penanganan banjir sudah hampir dua bulan berjalan, namun pemulihan belum juga terlaksana sebagaimana mestinya. Pendataan korban pun sangat lambat. Bahkan, ada rumah warga yang baru didata setelah hampir dua bulan kejadian,” ujar Hendrika, Minggu (18/1/2026).

Baca Juga  Sayang, APBA Surplus Rp906 Miliar Tapi Anggaran JKA Dipangkas Tajam

Ia menilai lambannya pendataan berdampak langsung pada keterlambatan penyaluran bantuan, termasuk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak secara ekonomi akibat banjir.

“Banyak pelaku UMKM yang terdampak banjir tidak masuk dalam data. Ini fatal, karena pemulihan ekonomi masyarakat seharusnya menjadi prioritas setelah bencana,” tegasnya.

Selain persoalan pendataan, Hendrika juga menyoroti adanya dugaan penimbunan bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Bireuen. Ia meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk mengusut dugaan tersebut secara transparan dan akuntabel.

“Atas kondisi ini, kami meminta Presiden RI, Gubernur Aceh, dan Kepala BNPB Pusat untuk segera turun tangan menindaklanjuti persoalan yang terjadi, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BNPB di daerah, khususnya di tingkat kabupaten/kota di Aceh,” katanya.

Baca Juga  Mantan Bupati Rocky Peduli Yatim dan Warga, Rayakan Lebaran Bersama

Hendrika menegaskan, evaluasi dan pergantian petugas BNPB di daerah perlu dilakukan apabila terbukti tidak mampu menjalankan tugas secara profesional, agar proses penanganan dan pemulihan pascabencana dapat berjalan sesuai dengan harapan masyarakat.

“Sudah hampir dua bulan, tetapi belum ada hasil nyata. Ini bukan semata soal administrasi, melainkan menyangkut kemanusiaan dan kepercayaan rakyat,” pungkasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak BNPB daerah maupun BNPB Pusat belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan dan permintaan evaluasi tersebut. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

Masuk DPO Kasus Penganiayaan Anak, EDS Serahkan Diri ke Polres Aceh Tengah

ACEH

Perkembangan Penanganan Kasus Video Viral Dugaan Penganiayaan Anak di Idi Tunong, Polisi Jelaskan Alasan Belum Menahan Tersangka

ACEH

Piala Bupati Aceh Timur Cup II Sukses Digelar, Darul Ihsan Juara Lewat Drama Adu Penalti

ACEH

Bupati Al- Farlaky Pimpin Rapat Monev  Manajemen RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak

ACEH

Kabid SMP Suhaimi Jadi “HERO” Pembinaan Sepak Bola Pelajar, GSI Tingkat SMP Aceh Timur Lahirkan Juara Baru

ACEH

Miris! Tersangka Pengeroyokan Anak 14 Tahun di Aceh Timur Belum Ditahan, Kuasa Hukum: Jangan Ada Main Mata

ACEH

BPMP Aceh dan Disdikbud Aceh Timur Gelar Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran PAUD dan SD

ACEH

Gayo Lues Digoyang Gempa 5,6 Magnitude, Getaran Terasa hingga ke Idi Rayeuk