Home / BERITA / BREAKING NEWS / HUKUM

Kamis, 30 Januari 2025 - 15:28 WIB

Dalam Hitungan Bulan, Proyek P3-TGAI di Kecamatan Batuputih Rusak Sebelum Pakai

SUMENEP |MEDIA LITERASI.ID — Proyek pembangunan saluran irigasi di areal persawahan Desa Batuputih Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, dengan nominal Anggaran sekitar Rp 195 juta Diduga Menjadi Bancakan Pemberi dan Penerima.

Pasalnya, diduga kuat pengerjaan proyek program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) dikerjakan asal-asalan, sehingga proyek plengsengan tersebut sudah rusak padahal baru selesai sekitar kurang lebih 2 (dua) Bulan dari Pekerjaan selesai.

Padahal, P3TGAI merupakan salah satu program yang mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional untuk Indonesia Emas 2045

Andriyadi salah satu warga setempat mengatakan, bahwa kondisi proyek plengsengan tersebut  jauh dari sempurna. Bahkan, banyak yang sudah rusak.

“Untuk membuktikan proyek dikerjakan abal-abal tidak harus mendatangkan ahli. Dilihat secara kasatmata saja sudah nampak jika bangunan tersebut dikerjakan asal-asalan. Dan sepertinya tidak menggunakan semen,” Imbuhnya, Kamis 30/1/2025.

Menurutnya, terlihat jelas antara batu alam yang dibuat dinding saluran, dengan semen yang digunakan sebagai perekat nampak tidak menyatu. Terbukti, batu yang dipasang bisa dibuka menggunakan tangan.

“Semen yang sudah dipasang begitu diambil dan diremas sepeti tanah. antara semen dan batu tidak menyatu. Sedangkan pekerja berusaha memberikan kulit luar agar kejelekan bangunan bisa tertutupi,” bebernya.

Andre sapaan akrabnya menegaskan, pihaknya menilai, pelaksana proyek hanya untuk mencari keuntungan, bukan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat terutama kelompok P3A. Padahal, nilai proyek diperkirakan mencapai Rp 195 juta.

“Soal siapa yang mengerjakan, kami masih belum Tahu pasti Mas, dan Proyek P3-TGAI tersebut Entah dikerjakan kelompok masyarakat (Pokmas) atau orang luar, masih kami telusuri,” Pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok masyarakat (Pok Mas) P3A Desa Batuputih Laok, Sunarto belum bisa memberikan tanggapan meski Chat Whatsapp pewarta Terlihat Online.

Padahal, pewarta sudah berulang kali menghubungi melalui ponselnya juga tidak diangkat meski terlihat Berdering.

Diketahui, Program Padat karya P3-TGAI tersebut berasal dari Ditjen SDA Kementerian Pekerjaan Umum melalui pengajuan Anggota DPRD Jawa Timur Inisial (AZ) kepada Kelompok Tani dan Atau Pemakai Air. (Ali)

Share :

Baca Juga

ACEH

Peringatan Maulid di Aceh Memanas: Aparat Minta Bendera Bintang Bulan Diturunkan

BERITA

Bikin Bangga! Veda Ega Pratama Finis ke-6 di Moto3 Mandalika, Buktikan Mental Baja di Tengah Tekanan

ACEH

Kapasitas Gedung Terlampaui, Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi Diserbu Jamaah

ACEH

Penuh Haru! H. Maop Gelar Maulid Nabi 1448 H dan Santuni 40 Anak Yatim di Kantor DPW PA Aceh Timur

BERITA

Aceh dan Sumut Masuk Level Siaga Hujan Sangat Lebat, BMKG: Waspada Banjir Bandang dan Longsor 10-12 Oktober

ACEH

Krueng Geukueh Disiapkan Jadi Gerbang Laut Aceh–Malaysia, Rute Penang Dimatangkan

ACEH

Pemerintah Aceh Jamu Ulama dari 21 Negara, Perkuat Peran Aceh sebagai Serambi Mekkah

ACEH

Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II Resmi Dibuka di Aceh, Perkuat Persatuan Umat