“Lavrov: Kecam Iran Saja Tak Akan Selesaikan Konflik, AS dan Israel Juga Harus Disorot”
MEDIALITERASI.ID | MOSKOW —Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mempertanyakan sikap sejumlah negara Arab yang meminta Moskow menekan Iran untuk menghentikan serangan. Ia menilai kecaman sepihak tanpa menyoroti tindakan Amerika Serikat dan Israel justru memperkeruh situasi di Timur Tengah.
Pernyataan itu disampaikan Lavrov menanggapi desakan negara-negara Arab agar Rusia menekan Teheran.
“Kalau Orang Waras Pasti Mikirnya Lurus”
Lavrov menyoroti apakah negara-negara yang meminta Rusia menekan Iran juga telah mengecam AS dan Israel.
Ia menyinggung serangan yang disebut menargetkan sebuah sekolah di Minab, Iran, yang dilaporkan menewaskan sekitar 170 siswi.
“Mengecam Iran secara sepihak – tanpa menyoroti tindakan AS dan Israel – hanya akan memperdalam perpecahan dan memperkeruh situasi di kawasan,” ujar Lavrov.
Serukan Sikap Adil dan Jalur Diplomasi
Lavrov menyerukan agar semua pihak mengambil sikap adil dan konsisten. Menurutnya, perdamaian sulit diwujudkan jika kecaman hanya diarahkan kepada satu pihak sementara pihak lain dibiarkan tanpa pertanggungjawaban.
Ia mendorong seluruh pihak menghentikan permusuhan, membuka kembali jalur diplomasi, serta menyelesaikan konflik melalui Dewan Keamanan PBB.
“Penyelesaian harus dilakukan secara adil. Dewan Keamanan PBB harus kembali menjadi forum utama untuk meredakan ketegangan,” tegas Lavrov.
Pernyataan Menlu Rusia ini muncul di tengah meningkatnya eskalasi antara Iran, Israel, dan AS di kawasan Timur Tengah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah AS, Israel, maupun negara-negara Arab terkait pernyataan Lavrov tersebut. (*)







