Home / BERANDA / BERITA

Kamis, 28 Mei 2026 - 01:58 WIB

Al Jazeera: AS dan Iran Capai Kesepakatan, Tinggal Tunggu Tanda Tangan

MEDIALITERASI.ID | DOHA – Kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran disebut sudah tercapai dan tinggal menunggu penandatanganan. Informasi ini disampaikan Al Jazeera mengutip sumber yang mengetahui perundingan, Senin (26/5/2026).

Menurut laporan tersebut, mediasi Qatar berhasil memfasilitasi pemahaman antara Washington dan Teheran terkait aset beku Iran senilai 12 miliar dolar AS yang disimpan di Qatar. Sumber menyebut pengumuman resmi kesepakatan kemungkinan akan disampaikan dalam waktu dekat.

Kesepakatan ini menjadi bagian dari upaya meredakan konflik yang memanas sejak Februari lalu. Draf awal nota kesepahaman mencakup penghentian perang, pencabutan blokade laut, dan pembukaan kembali Selat Hormuz untuk pelayaran komersial.

Baca Juga  AS Tolak Visa Staf Timnas Iran, Teheran Tuding Diskriminasi Jelang Piala Dunia 2026

Iran disebut setuju mengembalikan volume kapal yang melintas ke level sebelum perang dalam waktu satu bulan, sementara AS akan menarik kekuatan militernya dari sekitar wilayah Iran dan mencabut blokade.

Namun, sejumlah poin masih menjadi ganjalan. Teheran menegaskan belum ada kesepakatan final terkait program nuklirnya, dan isu tersebut akan dibahas dalam negosiasi lanjutan selama masa gencatan senjata 60 hari. Iran juga menuntut jaminan akses atas dana beku sebagai prasyarat awal sebelum MoU dijalankan.

Seorang pejabat Iran kepada Al Jazeera menyatakan bahwa meski ada kemajuan, perbedaan pandangan masih ada, terutama soal urutan pencairan aset dan konsesi nuklir.

Baca Juga  Bareskrim Tangkap DPO Kunci Jaringan Fredy Pratama, Pengendali Miliaran Rupiah Dana Narkoba

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyebut kesepakatan sudah “sebagian besar dinegosiasikan” dan tinggal menunggu finalisasi. Sementara media Iran Fars menyebut laporan pembukaan Selat Hormuz sebagai bagian dari kesepakatan masih “belum lengkap dan tidak konsisten dengan realitas”.

Jika final, kesepakatan ini bisa disahkan sebagai resolusi Dewan Keamanan PBB dalam 60 hari ke depan. 3271

Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Gedung Putih maupun Kementerian Luar Negeri Iran terkait penandatanganan kesepakatan tersebut. (AYD)

Share :

Baca Juga

BERANDA

Kabut Asap Makin Parah, 63 Sekolah di Bintulu dan Tatau Ditutup Hingga 11 September

ACEH

Wacana Provinsi Samudera Pase Menguat, Warga Utara-Timur Aceh Dorong Pemerataan Pembangunan

BERITA

Mahasiswa Trisakti Puji Kapolri, Nilai Demokrasi Makin Kuat di Era Listyo Sigit

BERITA

Diduga Peras dan Intimidasi Warga, Dua Orang Diamankan Polisi di Karawaci

ACEH

Bupati Al-Farlaky Raih SMSI Aceh Award 2026, Kepala Daerah Populer Penanganan Bencana di Wilayah Terisolir

BERANDA

Mensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Melonjak dan Tegaskan Bansos Tak Langsung Dicoret

BERITA

CISAH: Perlu Kajian Ulang Hari Lahir Aceh Utara

ACEH

Drama Adu Penalti! Medco E&P Malaka Sikat Editor FC, Jadi Raja Migas Cup 2026