MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Polda Metro Jaya mengerahkan 1.300 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan BRI Super League 2025–2026 antara Persija Jakarta melawan Madura United di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (23/1/2026) pukul 19.00 WIB. Pengamanan dilakukan guna mengantisipasi potensi konflik sosial dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan bahwa pengerahan personel dilakukan secara terpadu lintas satuan dan instansi untuk menjamin keamanan pertandingan serta aktivitas publik di sekitarnya.
“Pengamanan ini dilakukan secara terencana dan terkoordinasi. Personel disebar di dalam dan luar stadion, jalur kedatangan dan kepulangan suporter, serta titik-titik strategis di kawasan Senayan agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan pengamanan tersebut merupakan bagian dari pelayanan Polri terhadap kegiatan masyarakat berskala besar, khususnya pertandingan sepak bola yang memiliki potensi kerawanan sosial akibat rivalitas antarsuporter.
Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan konflik sosial, menjaga stabilitas keamanan, serta memberikan rasa aman kepada pemain, ofisial, penonton, dan masyarakat di sekitar lokasi pertandingan.
Secara teknis, pengamanan dilaksanakan dengan pola berlapis dan terpadu, mulai dari sterilisasi area stadion, pengamanan pintu masuk dan tribun, pengawalan suporter, pengaturan arus lalu lintas, hingga patroli mobile di sekitar kawasan GBK. Hal tersebut dilakukan guna memastikan pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui layanan darurat Polri 110 yang dapat diakses selama 24 jam. (H.R)







