MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – Siswa Sekolah Menengah Alam Kahfis Aceh melaksanakan program magang bisnis di Kafe Hana Jepang, sebuah kafe yang berlokasi di samping Lapangan Tugu Darussalam, Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh. Program ini merupakan bagian dari pilar bisnis, salah satu pilar utama di Sekolah Alam Kahfis Aceh yang bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kemandirian siswa.
Selama tiga hari pelaksanaan magang, para siswa terlibat langsung dalam aktivitas operasional kafe, mulai dari pelayanan pelanggan, manajemen pemesanan, hingga mengamati proses pembuatan makanan khas Jepang. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam memahami manajemen usaha kuliner.
“Magang ini membuka wawasan kami tentang bagaimana bisnis dijalankan secara nyata. Kami belajar banyak hal baru, seperti pentingnya disiplin, kerjasama tim, dan cara berinteraksi dengan pelanggan,” ujar Wahyu Al-Fahri, salah seorang siswa peserta magang.
Kafe Hana Jepang dipilih karena dinilai memiliki sistem kerja yang sesuai untuk proses pembelajaran siswa serta lingkungan yang mendukung. Menurut fasilitator program, Difa Alifia, S.Pi, kegiatan ini tidak hanya melatih siswa memahami teori bisnis, tetapi juga memberikan kesempatan belajar langsung dari pelaku usaha.
“Dengan program ini, siswa tidak hanya memahami teori bisnis, tetapi juga mampu melihat langsung bagaimana sebuah bisnis dijalankan. Harapannya, mereka dapat merencanakan serta mengembangkan keterampilan praktis sesuai passion, sehingga kelak menjadi generasi yang mandiri dan kreatif,” ungkap Difa.
Program magang ini disusun agar tetap seimbang dengan aktivitas belajar siswa di sekolah. Melalui kegiatan tersebut, Sekolah Alam Kahfis Aceh berharap dapat menanamkan jiwa kewirausahaan sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di masa depan. (Wahyu Al Fakri)







