Home / BERITA

Kamis, 19 Juni 2025 - 17:15 WIB

Presiden Prabowo Selesaikan Sengketa Empat Pulau, Disambut Sukacita oleh Masyarakat Aceh

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA — Keputusan Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn.) H. Prabowo Subianto, dalam menyelesaikan sengketa empat pulau yang sebelumnya menjadi perdebatan antara Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, menuai apresiasi luas dari berbagai kalangan. Langkah tersebut disambut dengan rasa syukur dan haru oleh masyarakat Aceh, khususnya warga Kabupaten Aceh Singkil.

Salah satu tokoh masyarakat sekaligus pakar hukum internasional, Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H., menyampaikan ucapan terima kasih atas keputusan strategis Presiden yang dinilai mampu meredam potensi konflik dan menciptakan stabilitas di kawasan.

> “Kami atas nama masyarakat Aceh dan masyarakat internasional menyampaikan jutaan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas langkah mulia ini. Ini adalah bukti nyata kepemimpinan sejati dalam menjaga keutuhan NKRI dan mendengar aspirasi rakyat bawah,” ujar Prof. Sutan Nasomal di Jakarta.

Baca Juga  Konflik Universitas Malahayati Bisa Picu Isu Sara', Ketum PWDPI Minta Polda Lampung Turun Tangan

 

Keputusan tersebut, yang diambil pada 17 Juni 2025, dinilai telah menyelesaikan ketegangan yang berpotensi menjadi konflik horizontal antara dua provinsi. Prof. Sutan menambahkan bahwa sikap Presiden Prabowo mencerminkan kepemimpinan yang tegas, berwibawa, dan berpihak pada keadilan.

> “Presiden Prabowo membuktikan bahwa ia adalah pemimpin sejati, bukan sekadar tokoh partai. Beliau hadir sebagai simbol negara yang melayani rakyat,” lanjutnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Sutan juga mengingatkan agar jajaran kabinet dapat bekerja sejalan dengan visi Presiden. Ia menyampaikan kritik terhadap sejumlah menteri yang dinilai tidak responsif terhadap isu-isu strategis.

Baca Juga  Sandaran Jembatan Rusak, Polantas Lhokseumawe Pasang Spanduk Himbauan

> “Kami berharap Presiden mengevaluasi para pembantunya di kabinet yang kinerjanya tidak optimal. Jika ada menteri yang justru memperkeruh suasana atau berpotensi menimbulkan konflik sosial, maka perlu dipertimbangkan untuk diganti,” tegasnya.

Prof. Sutan yang juga dikenal sebagai pendiri Pondok Pesantren Ass Saqwa Plus Jakarta, serta Presiden Partai Oposisi Merdeka, menegaskan pentingnya pemerintah tetap mendengarkan suara rakyat kecil dan menjaga keadilan sosial di seluruh wilayah Indonesia. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

Awal September Masih Kemarau, Aceh Masuk Zona Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang

BERITA

PSSI Aceh Cari Ketua Baru, Pendaftaran Bakal Calon Dibuka Hari Ini

BERITA

Tiga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tetap

ACEH

Potensi EBT Aceh Mulai Digarap, PLN Bangun 13 PLTS

ACEH

Abrasi Pantai Peukan Bada Buka Jejak Pemakaman Lama Pascatsunami, Tulang Belulang Muncul Saat Air Surut

BERITA

TNI Bantah Isu DOM Aceh, Nama Kompas.com Dicatut untuk Sebar Hoaks

BERITA

P2G Mendesak Pemerintah dan Panselnas Mengangkat Sekitar 200 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Menjadi PPPK Penuh

BERITA

Pendakian Ditutup di 9 Taman Nasional, Pemerintah Soroti Ancaman Karhutla